<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gereja Petra Makassar</title>
	<atom:link href="http://www.petracenter.or.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.petracenter.or.id</link>
	<description>Jl. Sungai Saddang 32 Makassar - Telepon 873769 - Fax 858602</description>
	<lastBuildDate>Sun, 07 Mar 2010 08:36:30 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Ibadah 14 Maret 2010 dilayani oleh Jason (Penulis Lagu Sentuh Hatiku)</title>
		<link>http://www.petracenter.or.id/kegiatan/ibadah-14-maret-2010-dilayani-oleh-jason-penulis-lagu-sentuh-hatiku/</link>
		<comments>http://www.petracenter.or.id/kegiatan/ibadah-14-maret-2010-dilayani-oleh-jason-penulis-lagu-sentuh-hatiku/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Mar 2010 08:13:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>P.I.C</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.petracenter.or.id/?p=322</guid>
		<description><![CDATA[





Ibadah Raya Minggu, 14 Maret 2010

Ibadah I Jam 07:00
Ibadah II Jam 09:30
Ibadah III Jam 16:00
Ibadah IV J       am 18:30
dan Ibadah Impact Generation PMKU Jam 12:30

Bertempat di Mini Hall Gereja Petra Makassar, Jl. Sungai Saddang 32 Makassar
Akan dilayani oleh Jason, pencipta dan penyanyi lagu &#8220;Sentuh hatiku&#8221;





Bermula dari Jason, sang pencipta [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0">
<tbody>
<tr>
<td>
<p style="text-align: justify;"><img title="jason-sentuh hatiku" src="http://www.petracenter.or.id/wp-content/uploads/20100307_jason_sentuh_hatiku-300x252.jpg" alt="" width="200" height="167" align="right" /></p>
</td>
<td>Ibadah Raya Minggu, 14 Maret 2010</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Ibadah I Jam 07:00</li>
<li>Ibadah II Jam 09:30</li>
<li>Ibadah III Jam 16:00</li>
<li>Ibadah IV J       am 18:30</li>
<li>dan Ibadah Impact Generation PMKU Jam 12:30</li>
</ul>
<p>Bertempat di <strong>Mini Hall Gereja Petra </strong>Makassar, Jl. Sungai Saddang 32 Makassar</p>
<p style="text-align: justify;">Akan dilayani oleh <strong>Jason</strong>, pencipta dan penyanyi lagu &#8220;Sentuh hatiku&#8221;</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span id="more-322"></span>
<p style="text-align: justify;">Bermula dari <strong>Jason</strong>, sang pencipta lagu <strong>Sentuh Hatiku</strong> ini. Ia terinspirasi akan kisah teman dekatnya yang seorang wanita yang diperkosa oleh ayahnya sendiri. Dengan luka yang membekas, wanita itu sulit untuk melepaskan pengampunan kepada ayahnya. Manusiawi di dalam dirinya tentu saja merasakan kepahitan, kekecewaan, dan rasa malu. Dalam kekelaman hidupnya, ia memutuskan untuk bunuh diri. Tetapi dengan peneguhan doa dari <strong>Jason</strong>, ia semakin dikuatkan untuk menghapuskan keinginan bunuh dirinya. Hingga akhirnya pada suatu saat ia siap untuk melepaskan pengampunan bagi ayah yang telah memperkosa dirinya. Dan pemulihan pun terjadi dalam keluarga teman wanita Jason tersebut.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.petracenter.or.id/kegiatan/ibadah-14-maret-2010-dilayani-oleh-jason-penulis-lagu-sentuh-hatiku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tertanam Didalam Rumah Tuhan</title>
		<link>http://www.petracenter.or.id/artikel/tertanam-didalam-rumah-tuhan/</link>
		<comments>http://www.petracenter.or.id/artikel/tertanam-didalam-rumah-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2010 23:42:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pdt. Paulus Yedid Yah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.petracenter.or.id/?p=314</guid>
		<description><![CDATA[Mazmur 92:13-16,
13Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon; 14mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita. 15Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar, 16untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya.
Allah menghendaki [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Mazmur 92:13-16,<br />
13Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon; 14mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita. 15Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar, 16untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya.</p>
<p style="text-align: justify;">Allah menghendaki agar kita tidak hanya bertumbuh, tetapi IA menghendaki agar kita bertumbuh subur. Dalam ayat 14, ada 3 poin penting yang perlu kita perhatikan, yaitu:</p>
<p style="text-align: justify;">1.	Di Tanam dalam Bait Tuhan<br />
Tidak ditanam disembarang tempat, tetapi ditanam dalam bait Tuhan. Apa artinya di tanam? Di tanam disini bukan dalam arti jasmani, namun dalam arti rohani yang berarti kita terus ada hubungan dengan Tuhan dan berakar dalam Firman Tuhan sehingga kita dapat menghasilkan buah-buah perbuatan baik yang berkenan kepada Allah.</p>
<p style="text-align: justify;">2.	Bertunas<br />
Benih setelah ditanam akan mengalami proses kematian. Tetapi setelah itu ia akan bertunas. Tanda bahwa ada kehidupan setelah ditanam adalah bertunas. Tunas itu akan terus bertumbuh menjadi pohon yang besar dan dari pohon itulah akan keluar buah-buah.</p>
<p style="text-align: justify;">3.	Berbuah<br />
Jelas bahwa Allah menghendaki agar kita tidak hanya berbuah tetapi IA menghendaki agar kita terus berbuah. Bukan berbuah hanya pada masa muda saja, tetapi juga pada masa tua. Ada orang Kristen yang ketika mereka muda, mereka aktif melayani, mereka menghasilkan buah-buah perbuatan baik dan menjadi berkat bagi banyak orang. Tetapi ketika sudah tua mereka tidak lagi berbuah. Mereka membenarkan diri dengan mengatakan bahwa mereka sudah tua, seolah-olah memang begitulah yang terjadi jika sudah tua. Hal ini tentulah tidak benar. Sesungguhnya janji Tuhan bahwa bahkan usia kita sudah tua, namun kita masih bisa produktif di dalam Tuhan. Usia dan keberadaan fisik kita tidak dapat menjadi penghalang untuk tetap menghasilkan buah-buah rohani.</p>
<p style="text-align: justify;">Manusia seringkali membatasi karya Allah dengan pola pikir mereka yang sempit dan kompromi dengan kelemahannya. Tetapi Tuhan mau memberikan sesuatu yang lebih ke dalam hidup kita seperti yang dikatakan “menjadi gemuk dan segar” sehingga masa tua kita tetap berguna bagi Tuhan. Ini semua bisa terjadi jika kita terus berharap kepada Tuhan. Jika orang itu sudah tidak berharap lagi kepada Tuhan kemudian pasrah dengan masa tuanya, seolah-olah ia sudah mencetak masa depannya bahwa masa tuanya adalah masa dimana ia tidak lagi bisa berbuat apa-apa – tinggal menunggu mati saja, maka ia tidak dapat lagi menghasilkan buah-buah rohani. Tetapi jika ia dengan yakin mempercayai Firman Allah dan menyerahkan hidupnya kepada Tuhan, maka sekalipun usianya sudah lanjut, namun hidupnya akan menjadi kehidupan yang terus menghasilkan buah. Hidupnya akan menjadi teladan dan menjadi saluran berkat bagi banyak orang. Biarkanlah Allah mengerjakan pekerjaan-pekerjaan besar melalui hidup kita bahkan sampai hidup masa tua kita.</p>
<p style="text-align: justify;">TEMPAT PENGGEMBALAAN</p>
<p style="text-align: justify;">Hal ditanam itu sangat penting, mengapa? Kalau proses menanamnya betul, maka bertunas dan berbuah tidak menjadi masalah. Kalau menanamnya tidak betul; misalnya masih banyak batu-batu sehingga menghambat/mengganggu pertumbuhan akar atau ditanam pada media tanah yang tidak subur dan keras maka akan ada masalah dalam ia bertunas, apalagi untuk bertumbuh menjadi besar dan berbuah.</p>
<p style="text-align: justify;">Pemazmur mengatakan bahwa mereka yang ditanam dalam bait Allah akan tumbuh subur, menjadi gemuk dan segar. Jadi hanya mereka yang tertanam dalam rumah Tuhan yang dapat tumbuh dengan subur dan menghasilkan buah-buah yang baik. Arti lain dari tertanam dalam Bait Allah adalah digembalakan dalam Bait Allah. Alkitab berkata bahwa orang benar mendapati tempat penggembalaannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Amsal 12:26,<br />
Orang benar mendapati tempat penggembalaannya, tetapi jalan orang fasik menyesat-kan mereka sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Tuhan memberikan tempat penggembalaan bagi orang benar sehingga ia dapat tertanam, bertunas dan kemudian dapat menghasilkan buah-buah yang tetap.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal itu tentu berbeda dengan orang fasik, yang tidak mendapatkan tempat penggembalaan. Mereka tersesat oleh pemikirannya sendiri. Mereka ikut gereja karena melihat tampilan luarnya saja, seperti gedung gereja yang bagus, fasilitas mewah dan berbagai atraksi menarik atau karena suatu jabatan dalam gereja. Itulah sebabnya ketika saatnya tiba dimana mereka menghadapi suatu pergumulan/masalah dalam gereja tersebut (mengalami proses kematian – seperti benih yang harus mengalami proses mati sebelum bertunas), mereka dengan mudah meninggalkan tempat penggembalaan itu. Mereka terus cari-cari tempat penggembalaan. Mereka suka pindah-pindah gereja. Setiap kali ada masalah. Mereka anggap bahwa itu adalah tanda ketidakcocokan mereka di gembalakan di tempat tersebut. Mereka telah menyesatkan diri sendiri dengan pola pikir yang salah.</p>
<p style="text-align: justify;">R U T</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh yang patut kita teladani adalah kehidupan Rut (baca: Rut 1). Dikisahkan bahwa ada 2 orang wanita yang mengalami penderitaan yang sama beratnya karena apa yang telah terjadi dalam keluarga mereka, yaitu: Orpa dan Rut, yang sama-sama telah kehilangan suami mereka dan sekarang mereka bergantung hidup kepada Naomi, mertuanya. Sang mertua pun bukanlah seorang yang kaya tetapi seorang perantauan di Moab, seorang janda miskin yang tengah menderita karena kematian suami dan anak-anaknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekarang Orpa dan Rut sedang mengikuti Naomi yang mau pulang ke Betlehem. Namun ditengah jalan, Naomi menyuruh mereka untuk tidak ikut lagi dengannya dan kembali ke Moab. Hal itu dilakukan Naomi oleh karena penderitaan berat yang dialami oleh keluarga ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun dalam ayat 10, jelas dituliskan bahwa Rut dan Orpa sama-sama berkeras untuk mengikut Naomi. Akan tetapi seiring waktu, penderitaan itupun belum berakhir; dan atas saran Naomi, Orpa pun mengambil keputusan yang lain. Pada ayat 14 dituliskan bahwa Orpa mencium mertuanya dan pamitan untuk kembali ke Moab.</p>
<p style="text-align: justify;">Sejak saat itulah, nama Orpa tidak pernah lagi disebut-sebut. Kisah hidup Orpa selanjutnya tidak pernah lagi ditulis. Seolah-olah ia seperti pohon yang tidak lagi menghasilkan buah. Ia tidak lagi memberi teladan/contoh yang baik. Orpa telah melepaskan imannya kepada Allah dan kembali ke Moab.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun hal itu berbeda dengan kehidupan Rut. Rut tetap teguh sekalipun Naomi telah menyatakan bahwa tidak ada lagi yang dapat diharapkan dari dirinya. Artinya bahwa ke depan, bila Rut tetap mengikuti Naomi, maka Rut akan menjalani penderitaan yang lebih berat lagi. Akan tetapi hati Rut tidak gentar, imannya tidak gugur sekalipun harus menjalani masalah demi masalah.</p>
<p style="text-align: justify;">Sikap Rut inilah yang mengungkapkan bagaimana kualitas hidupnya. Rut adalah keturunan Moab, suatu bangsa yang tidak mengenal Allah, namun ternyata Firman Tuhan yang ditanam oleh Naomi dalam hidup Rut telah bertunas, bertumbuh dan akan berbuah.</p>
<p style="text-align: justify;">Apa yang ada dalam hati seseorang akan terungkap melalui perkataannya. Tetapi kata Rut: &#8220;Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku; di mana engkau mati, aku pun mati di sana, dan di sanalah aku dikuburkan. Beginilah kiranya TUHAN menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jikalau sesuatu apa pun memisahkan aku dari engkau, selain dari pada maut!&#8221; (Rut 1:16-17). Perkataan inilah yang menyatakan keteguhan imannya kepada Tuhan. Sekali ia mengikut Tuhan, ia tidak lagi mau berbalik dari pada-Nya, bahkan sekalipun untuk itu ia harus melewati lembah bayang-bayang maut.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebab tidak selamanya bahwa jalan yang banyak menghadapi masalah/pencobaan adalah bukan jalan Tuhan. Justru banyak kali Allah memanfaatkan masalah sebagai alat/jalan untuk membawa kita kepada kemuliaan dan memunculkan kita sebagai pemenang.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari sikap hidup Rut kita dapat ketahui bahwa Rut benar-benar telah tertanam dalam bait Suci Allah. Pencobaan kecil atau besar, tidak bisa menghancurkan imannya. Adakah kita memiliki kualitas keKristenan seperti ini; yang tidak bisa digoyahkan oleh apapun juga?</p>
<p style="text-align: justify;">Bahkan ketika Naomi membujuknya lagi untuk kembali ke Moab, Rut berkata: “jangan desak aku”. Apakah kita dapat mengeluarkan perkataan yang tegas seperti ini ketika ada orang yang membujuk kita untuk meninggalkan tempat penggembalaan?</p>
<p style="text-align: justify;">Kualitas keKristenan seperti inilah yang membuat Rut terpilih sebagai jalan untuk menurunkan Tuhan Yesus didunia. Siapakah Rut? Ia adalah wanita biasa yang sama seperti kita, yang memiliki banyak keterbatasan. Namun ia telah memelihara imannya dan bertumbuh dalam Firman Tuhan serta telah menghasilkan buah. Buah-buah ketekunannya bisa kita nikmati hingga sekarang.</p>
<p style="text-align: justify;">Rut merupakan satu-satunya wanita yang masuk dalam daftar silsilah Tuhan Yesus sekalipun ia adalah wanita sederhana, namun ia telah menjadi pengukir sejarah. Biasanya perempuan tidak bisa dimasukkan dalam daftar silsilah tetapi kali ini Matius diberikan satu inspirasi oleh Roh Kudus untuk memasukkan nama Rut (Matius 1:5). Ia terbukti sebagai wanita yang perkasa, setia dan taat. Ia mengikut Naomi bukan dengan motivasi, bukan karena Naomi orang kaya, bahkan ketika ia dan Naomi telah sampai di Betlehem, Rut tidak bisa langsung hidup enak. Rut harus bekerja keras diladang milik Boas.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketekunan dan kegigihan Rut inilah yang ditangkap oleh Allah dan dijadikan sebagai teladan bagi umat-Nya dari generasi ke genarasi. Kalau kita mau rencana Allah digenapkan dalam hidup anda, maka relakanlah diri Anda untuk melalui titik-titik krisis.</p>
<p style="text-align: justify;">Rut telah memberi contoh/teladan bagi kita. Ia tidak lari ketika ada dalam masalah. Ia tidak meninggalkan Naomi (otoritasnya) ketika mereka harus mengalami saat-saat yang tidak mengenakkan itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam suatu penggembalaan, kadang kitapun mengalami sesuatu yang tidak mengenakkan. Dapatkah anda tampil sebagai pribadi yang tangguh seperti Rut? Jangan tinggalkan tempat penggembalaan Anda, sebab Tuhan selalu punya rencana yang indah di tempat penggembalaan bagi orang yang setia dan tekun. Amin.</p>
<p style="text-align: justify;">Pembicara	: Pdt. Paulus Yedid Yah<br />
Minggu, 14 Februari 2010</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.petracenter.or.id/artikel/tertanam-didalam-rumah-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Generasi Akhir Zaman</title>
		<link>http://www.petracenter.or.id/artikel/generasi-akhir-zaman/</link>
		<comments>http://www.petracenter.or.id/artikel/generasi-akhir-zaman/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2010 00:01:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pdt. Paulus Yedid Yah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.petracenter.or.id/?p=312</guid>
		<description><![CDATA[Ibarat tanaman yang perlu disiram dengan air agar tidak menjadi kering dan mati; demikian pula rohani kita perlu untuk disirami dengan Firman Tuhan. Ada begitu banyak orang Kristen yang kering rohaninya oleh karena mereka tidak terus menerus membuka hati untuk disirami oleh Firman Tuhan. Mungkin ia pernah disirami Firman Tuhan, tetapi sekarang tidak lagi. Sama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Ibarat tanaman yang perlu disiram dengan air agar tidak menjadi kering dan mati; demikian pula rohani kita perlu untuk disirami dengan Firman Tuhan. Ada begitu banyak orang Kristen yang kering rohaninya oleh karena mereka tidak terus menerus membuka hati untuk disirami oleh Firman Tuhan. Mungkin ia pernah disirami Firman Tuhan, tetapi sekarang tidak lagi. Sama seperti tanaman yang disiram setiap hari secara rutin, maka demikian pula kita perlu disirami Firman Tuhan terus menerus, seumur hidup kita.</p>
<p>Saya teringat akan tanaman bonsai. Bagaimana caranya membuat tanaman bonsai? Cukup ditanam dalam media yang lebih kecil (bukan tanah yang luas) dan diberi tanah tanah dan air yang sedikit, tidak perlu setiap hari disirami. Semua yang diberikan cukup sedikit-sedikit.</p>
<p>Tanaman bonsai itu kecil tetapi menarik dan harganyapun lumayan mahal. Tetapi Kristen bonsai tidaklah demikian. Janganlah kita menjadi Kristen bonsai sebab hal itu bukanlah menjadi harapan Kristus. Allah menghendaki agar kita tumbuh besar, semakin besar dan kuat didalam Kristus. Allah menghendaki agar kita terus mengalami terobosan Illahi. Jadi bukalah hati Anda untuk terus disirami dengan Firman Tuhan agar sampai pada masa tua, hidup kita masih terus berbuah karena hidup kita ditanam dalam penggembalaan yang benar. Mazmur 92:13-15, Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon; 14 mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita. 15 Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar,</p>
<p>GENERASI AKHIR ZAMAN</p>
<p>Wahyu 12:1-6,12<br />
1Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya. 2Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan. 3Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota. 4Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya. 5Maka ia melahirkan seorang Anak laki-laki, yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi; tiba-tiba Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya. 6Perempuan itu lari ke padang gurun, di mana telah disediakan suatu tempat baginya oleh Allah, supaya ia dipelihara di situ seribu dua ratus enam puluh hari lamanya. 12Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat.&#8221;</p>
<p>Yang dimaksud “seorang perempuan” dalam ayat 1 diatas adalah mempelai wanita Surgawi, yaitu GerejaNya. Kata seorang tidak menunjuk pada jumlah orang (1 orang) tetapi menunjuk kepada satu kesatuan yaitu satu tubuh Kristus.</p>
<p>Dikatakan dalam ayat selanjutnya bahwa perempuan itu sedang mengalami penderitaan oleh karena sakit bersalin. Kesakitan dalam bahasa Alkitab adalah penderitaan oleh aniaya. Ini berarti Gereja Tuhan sedang kesakitan mau melahirkan jiwa-jiwa. Setiap kali ada kelahiran jiwa-jiwa, pasti didahului dengan penderitaan yang dialami didalam Gereja. Setiap kali ada terobosan baru dalam penggembalaan, pasti di dahului dengan sakit/penderitaan. Jadi sakit atau penderitaan itu adalah tanda dari suatu terobosan Ilahi yang akan terjadi. Entahkan gembalanya yang mengalami atau suatu kelompok orang percaya. Biasanya, semakin besar penderitaan yang gereja Tuhan alami, maka semakin besar pula terobosan Ilahi yang akan Tuhan berikan. Jadi jangan takut terhadap penderitaan oleh karena kebenaran, sebab dibalik penderitaan ada kelahiran jiwa-jiwa, ada terobosan rohani dan ada kemuliaan yang Tuhan berikan.</p>
<p>SIAPAKAH YANG MENJADI SASARAN NAGA?</p>
<p>Naga disini adalah lambang dari iblis. Siapakah sasaran dari naga tersebut? Apakah wanita itu? Tidak! Sebenarnya sasaran utama dari naga itu adalah anak laki-laki yang dilahirkan oleh perempuan itu (ayat 4).</p>
<p>Siapakah anak laki-laki itu? Dan mengapa ia begitu penting sehingga menjadi sasaran dari si Naga (iblis)?<br />
Anak laki-laki itu tidaklah menunjuk kepada satu orang saja tetapi merupakan simbol dari satu generasi muda atau generasi akhir zaman yang akan dipakai oleh Allah untuk melaksanakan suatu tugas penting yaitu yang tercantum dalam Wahyu 12:5. Itulah sebabnya mengapa iblis sangat ingin membunuh generasi akhir zaman. Tidak heran bahwa di dalam Alkitab telah dituliskan bahwa iblis dengan segala cara telah memakai orang-orang untuk membunuh bayi-bayi yang kelak akan melaksanakan tugas khusus dari Allah. Lihat saja kisah bayi Kristus, bayi Musa dan bayi orang Israel yang terus diburu dan ingin dibunuh oleh iblis.</p>
<p>Setelah mengerti hal ini maka kita tidak akan heran bila sampai hari ini ada saja kejadian tentang penculikan dan pembunuhan bayi-bayi/anak kecil. Kemungkinan bahwa bayi-bayi dan anak-anak itu adalah orang-orang yang masuk dalam kategori anak laki-laki yang akan menggembalakan semua bangsa sesuai yang tercantum dalam Wahyu 12 ini.</p>
<p>Sangat disayangkan bahwa ada anak-anak muda yang akan dipakai oleh Tuhan namun telah ditangkap oleh narkoba, free sex, hura-hura, keputusasaan dll. Ketahuilah bahwa semua hal itu adalah stategi iblis untuk membunuh Anda. Dan jangan saudara terkejut kalau menurut survey bahwa jumlah terbesar korban kecelakaan lalu lintas yang meninggal adalah orang-orang muda. Mengapa sasaran iblis tertuju kepada generasi muda? Karena iblis tahu bahwa generasi muda ini akan dipakai oleh Tuhan untuk melaksanakan tugas mulia. Oleh sebab itu sebelum dewasa ia ingin membunuhnya.</p>
<p>Iblis sudah tahu bahwa waktunya sudah sangat singkat (ayat 12), oleh sebab itu ia bekerja habis-habisan. Namun Allah sangat mengasihi kita sehingga Allah memberi tahukan kepada kita hal-hal yang akan terjadi supaya kita (GerejaNya) terus waspada dan mengerti apa yang harus dilakukan.</p>
<p>Apa yang tertulis dalam Wahyu 12 ini adalah suatu peperangan besar. Dan kita tidak boleh tinggal diam! Janganlah kita mengabaikan tanda yang besar ini, sebab peperangan itu sedang terjadi. Jangan menjadi orang bodoh yang seolah-olah tidak tahu apa yang sedang terjadi. Hendaklah kita memiliki hati yang bijaksana dan tanggap terhadap peringatan Tuhan. Hargailah setiap waktu dan kesempatan yang diberikan sebab waktu ini sudah singkat. Kata Tuhan: &#8220;Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman, (Ibrani 13:5). Mengapa harus hari ini? Karena segala sesuatu ada waktunya. Untuk menyiapkan minyak ada waktunya, untuk masuk kedalam pesta ada waktunya. Mungkin kita berkata bahwa Tuhan itu keras sekali, masa untuk membuka pintu sedikit saja tidak bisa. Tuhan tidak keras namun IA tepat waktu. Jangan sampai kita terlambat dalam mempersiapkan diri.</p>
<p>Generasi muda, Anda sangat berharga dimata Tuhan. Bagaimanapun caranya Anda lahir ke dunia ini &#8211; tidaklah penting. Yang penting adalah bagaimana Anda hidup didunia ini dan Allah ingin supaya Anda hidup sesuai kehendakNya; sebab Allah memiliki rencana yang besar atas hidup Anda! Memang iblis ingin membunuh Anda dengan segala keputusasaan dan menggoda Anda dengan keinginan-keinginan duniawi; tetapi pandanglah kepada Allah – sebab dari sanalah keselamatanmu.</p>
<p>Para orang tua hendaklah merawat anak-anak mereka dengan baik dan mendidik mereka dalam kebenaran Firman Tuhan. Janganlah orang tua menjadi alat iblis yang justru membunuh anak mereka sendiri. Melainkan para orang tua haruslah berada dalam rencana Allah yaitu untuk melahirkan keturunan-keturunan Illahi.</p>
<p>Maleakhi 2:13-15,<br />
13Dan inilah yang kedua yang kamu lakukan: Kamu menutupi mezbah TUHAN dengan air mata, dengan tangisan dan rintihan, oleh karena Ia tidak lagi berpaling kepada persembahan dan tidak berkenan menerimanya dari tanganmu. 14Dan kamu bertanya: &#8220;Oleh karena apa?&#8221; Oleh sebab TUHAN telah menjadi saksi antara engkau dan isteri masa mudamu yang kepadanya engkau telah tidak setia, padahal dialah teman sekutumu dan isteri seperjanjianmu. 15Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya.</p>
<p>Biarlah kita mengikuti kehendak Allah. Tidak perlu lagi kita memaki-maki anak kita dengan kata-kata yang tidak berguna; sebab siapa tahu anak itu adalah menjadi salah satu dari anak laki-laki yang akan ikut menggembalakan dengan tongkat besi. Jadi jangan permainkan pernikahan Anda sebab Allah menginginkan supaya Anda melahirkan kerurunan Illahi.</p>
<p style="text-align: justify;">DIPIHAK ALLAH</p>
<p>Dalam Keluaran 1: kita dapat membaca bagaimana usaha iblis untuk membunuh bayi-bayi bangsa Israel. Pada waktu itu ada begitu banyak bayi-bayi yang lahir dari orang Ibrani yang tinggal di Mesir selama 430-450 tahun. Firaun menjadi takut dan ia memerintahkan agar bayi laki-laki yang baru lahir dari perempuan Ibrani haruslah dibuang ke sungai Nil. Dan Firaun menugaskan 2 orang bidan untuk menjaga setiap orang Ibrani yang akan melahirkan. Namun ternyata ke 2 bidan ini memiliki takut akan Tuhan, mereka tidak berani untuk membuang bayi-bayi itu ke sungai Nil (Keluaran 1:15-17).</p>
<p>Ketika diketahui oleh Firaun maka ia menjadi marah dan ia bertanya kepada 2 orang ini, mengapa mereka melakukan hal tersebut? Bidan itupun menjawab bahwa perempuan Ibrani lebih kuat melahirkan daripada perempuan Mesir dan bayi mereka kuat-kuat (Keluaran 1:18).</p>
<p>Allah telah turut campur tangan dalam kelahiran bayi Ibrani. Demikian pula Allah turut campur tangan dalam kelahiran keturunan Illahi. Mereka akan tumbuh menjadi anak-anak nomor satu dan mengalahkan dunia. Apapun stategi dan siasat iblis – tidak akan dapat mengalahkan kuasa Allah. Oleh sebab itu pastikan bahwa Anda sudah berada di pihak Allah.</p>
<p>STATEGI PEPERANGAN</p>
<p>Menyusun program yang baik tidak-lah salah untuk menjangkau anak-anak muda. Tetapi program tanpa kuasa Roh Kudus, tentu tidaklah berguna. Anak-anak muda juga perlu pengajaran Firman Tuhan untuk dapat tumbuh menjadi pribadi yang kuat.</p>
<p>Telah dituliskan bahwa anak laki-laki itu mempunyai tugas penting yaitu untuk menggembalakan semua bangsa. Hal ini menunjukkan kepada kita bahwa penggembalaan adalah suatu hal yang sangat penting. Jadi janganlah mengabaikan penggembalaan.</p>
<p>Sekalipun iblis terus berusaha dengan seluruh kekuatannya untuk membunuh generasi akhir zaman, namun kita janganlah takut, sebab Alkitab mencatat bahwa Allah tidak tinggal diam. Anak itu direbut kembali dan di bawah lari kepada Allah dan ke tahta-Nya. Dengan demikian anak itu dapat diselamatkan. Inilah stategi peperangan kita yaitu bawalah anak-anak Anda kepadaTuhan dan ke tahtaNya, lewat pengajaran Firman dan doa. Dan bagi anak-anak muda, Anda harus lari kepada Tuhan dan ke tahtaNya. Tempat Anda bukanlah dekat dengan duania, karena pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik (I Korintus 15:33), usahakanlah agar diri Anda selalu ada di dekat Allah. Berilah dirimu dipelihara ditempat dimana Allah ada sebab hidup dekat dengan Allah (bergaul karib dengan Allah) adalah hidup yang berkemenangan. Amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.petracenter.or.id/artikel/generasi-akhir-zaman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ibadah IGS PMKU 7 Februari 2010</title>
		<link>http://www.petracenter.or.id/kegiatan/ibadah-igs-pmku-7-februari-2010/</link>
		<comments>http://www.petracenter.or.id/kegiatan/ibadah-igs-pmku-7-februari-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2010 00:12:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>P.I.C</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.petracenter.or.id/?p=310</guid>
		<description><![CDATA[Ibadah IGS PMKU tanggal 7 Februari 2010 diadakan di Hotel Mercure, Jl. Dg. Tompo. Pukul 12:30 dengan tema &#8220;Love and Dating&#8221;.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ibadah IGS PMKU tanggal <strong>7 Februari 2010</strong> diadakan di <strong>Hotel Mercure</strong>, Jl. Dg. Tompo. Pukul 12:30 dengan tema <strong>&#8220;Love and Dating&#8221;</strong>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.petracenter.or.id/kegiatan/ibadah-igs-pmku-7-februari-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ibadah Minggu 7 Februari 2010</title>
		<link>http://www.petracenter.or.id/kegiatan/ibadah-minggu-7-februari-2010/</link>
		<comments>http://www.petracenter.or.id/kegiatan/ibadah-minggu-7-februari-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Feb 2010 00:14:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>P.I.C</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.petracenter.or.id/?p=307</guid>
		<description><![CDATA[


Selasa, 2 Februari 2010
Ibadah Kaum Wanita, pukul 17:00 di Mini Hall Gereja Petra
Kamis, 4 Februari 2010
Ibadah Doa dan Penyembahan, pukul 18:00 di Mini Hall Gereja Petra
Jum&#8217;at, 5 Februari 2010
Ibadah Pemahaman Alkitab dan Pemuridan, pukul 18:00 di Mini Hall Gereja Petra
Minggu, 7 Februari 2010
Ibadah Raya I, pukul 07:00 di Mini Hall Gereja Petra
Ibadah Raya II, pukul [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0">
<tbody>
<tr>
<td><strong>Selasa, 2 Februari 2010</strong><br />
Ibadah Kaum Wanita, pukul 17:00 di Mini Hall Gereja Petra</p>
<hr /><strong>Kamis, 4 Februari 2010</strong><br />
Ibadah Doa dan Penyembahan, pukul 18:00 di Mini Hall Gereja Petra</p>
<hr /><strong>Jum&#8217;at, 5 Februari 2010</strong><br />
Ibadah Pemahaman Alkitab dan Pemuridan, pukul 18:00 di Mini Hall Gereja Petra</p>
<hr /><img title="Pdt. Telma" src="http://www.petracenter.or.id/wp-content/uploads/20100203_pdt_telma.jpg" alt="" width="125" height="176" align="right" /><strong>Minggu, 7 Februari 2010</strong><br />
Ibadah Raya I, pukul 07:00 di Mini Hall Gereja Petra<strong><br />
</strong>Ibadah Raya II, pukul 09:30 di Mini Hall Gereja Petra<br />
Ibadah Raya III, pukul 16:00 di Mini Hall Gereja Petra<br />
Ibadah Raya IV, pukul 18:30 di Mini Hall Gereja Petra</p>
<p>Akan dilayani oleh <strong>Pdt. Telma</strong> dari Papua</p>
<hr /><strong>Ajaklah keluarga serta rekan-rekan Anda untuk beribadah bersama kami. Tuhan Yesus memberkati.</strong></td>
<td valign="bottom"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.petracenter.or.id/kegiatan/ibadah-minggu-7-februari-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pujian dan Penyembahan</title>
		<link>http://www.petracenter.or.id/artikel/pujian-dan-penyembahan/</link>
		<comments>http://www.petracenter.or.id/artikel/pujian-dan-penyembahan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Feb 2010 03:16:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pdm. Denny Togas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.petracenter.or.id/?p=306</guid>
		<description><![CDATA[Pada hari-hari ini Allah semakin menyempurnakan GerejaNya baik secara korporat maupun secara pribadi. Janganlah kita menjadi Gereja yang cukup puas dan berhenti pada satu kebenaran saja. Saya bersyukur bahwa Gereja ini adalah Gereja yang terbuka terhadap pergerakan dan kehendak Roh Kudus.
Setiap kita hendaklah tertanam dengan pengajaran Firman yang kuat. Sebab, ibarat sebuah pohon, Pengajaran Firman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada hari-hari ini Allah semakin menyempurnakan GerejaNya baik secara korporat maupun secara pribadi. Janganlah kita menjadi Gereja yang cukup puas dan berhenti pada satu kebenaran saja. Saya bersyukur bahwa Gereja ini adalah Gereja yang terbuka terhadap pergerakan dan kehendak Roh Kudus.</p>
<p>Setiap kita hendaklah tertanam dengan pengajaran Firman yang kuat. Sebab, ibarat sebuah pohon, Pengajaran Firman Tuhan membuat kita berakar (bertumbuh ke bawah). Kekuatan sebuah pohon terletak pada akarnya, semakin dalam akarnya maka semakin kuat pohon itu. Tetapi adalah lebih baik bila kita juga diperlengkapi dengan pengajaran tentang Pujian Penyembahan. Mengapa? Karena dengan “Pujian dan Penyembahan” membuat kita bertumbuh ke atas.</p>
<p>Pujian dan penyembahan merupakan salah satu hal yang penting, sebab Tuhan pernah berkata bahwa: Aku akan memulihkan pondok Daud yang telah roboh.<br />
Amos 9:11, &#8220;Pada hari itu Aku akan mendirikan kembali pondok Daud yang telah roboh; Aku akan menutup pecahan dindingnya, dan akan mendirikan kembali reruntuhannya; Aku akan membangunnya kembali seperti di zaman dahulu kala,</p>
<p>Tuhan berkata bahwa Ia akan memulihkan pondok Daud. Kita tahu jika kita berbicara tentang Daud, maka kita akan berbicara tentang pujian dan penyembahan. Daud adalah pemazmur yang luar biasa, seorang yang hatinya melekat kepada Tuhan, orang yang memiliki keintiman dengan Tuhan. Mengapa Tuhan sampai ingin memulihkan pondok Daud padahal pondok itu sangatlah sederhana namun membuat Allah tertarik akan pondok itu? Rahasianya adalah karena didalam pondok itu ada pujian penyembahan 24 jam. Daud menaruh imam-imam yang senantiasa memuji dan menyembah Tuhan sehingga itulah yang menyukakan hati Tuhan.</p>
<p>Kisah para Rasul 15:16, Kemudian Aku akan kembali dan membangunkan kembali pondok Daud yang telah roboh, dan reruntuhannya akan Kubangun kembali dan akan Kuteguhkan,</p>
<p>Dalam ayat ini, Tuhan mengulangi lagi bahwa Ia akan memulihakan pondok Daud. Jika hal ini diulangi lagi hingga 2 kali maka itu merupakan suatu hal yang penting. Sebab Tuhan rindu dalam Gereja-Nya terjadi pujian dan penyembahan yaitu keintiman dengan Tuhan.</p>
<p>PENYEMBAH-PENYEMBAH YANG BENAR</p>
<p>Pujian Penyembahan berbicara tentang keintiman dengan Tuhan. Alkitab berkata bahwa engkau memuji Aku dengan mulutmu tetapi hatimu jauh daripada-Ku (Yesaya 29:13, Matius 15:8). Mereka beribadah, bertepuk tangan dan memuji Tuhan &#8211; tetapi sebenarnya hati mereka jauh. Pujian Penyembahan mereka kosong dan jauh dari hadirat Tuhan. Jadi bukan masalah liturgy ibadah (tata cara) atau acaranya tetapi masalah hati yang terarah kepada Tuhan.</p>
<p>Ada begitu banyak orang Kristen yang tanpa sadar telah terjebak dengan yang namanya roh agamawi. Kelihatannya mereka sedang beribadah di gereja dan mengikuti rangkaian ibadah dari awal hingga akhir, namun hati mereka jauh dari Tuhan. Itulah sebabnya tidak jarang kita temui jemaat yang menyanyikan lagu pujian kepada Tuhan dengan sikap cuek, sekedar komat-kamit (tanpa mengeluarkan suara yang jelas), bahkan ada yang sambil lipat tangan atau memasukkan tangannya ke dalam saku celana ketika pemimpin pujian mengajak jemaat untuk mengangkat tangan atau bertepuk tangan.</p>
<p>Allah benci kepada roh agamawi. Roh agamawi adalah roh yang kelihatannya rohani tetapi sebenarnya ia tidak rohani. Sepertinya ia beribadah dan melakukan pujian penyembahan kepada Tuhan; tetapi sebenarnya ia tidak beribadah dan ia tidak sedang menyembah Tuhan. Seperti orang Farisi yang melaksanakan ibadahnya hanya untuk memenuhi tuntutan keagamawian mereka semata. Mereka beribadah hanya sekedar rutinitas dan secara liturgy saja.</p>
<p>“Umat-Ku binasa karena tidak berpengetahuan”, kata Tuhan. Kita tidak akan bisa mempersembahkan pujian penyembahan yang benar kepada Tuhan tanpa pengertian yang benar. Alkitab berkata bahwa Allah mencari bukan sembarang penyembah; tetapi yang Allah cari adalah penyembah-penyembah yang menyembah Bapa dalam Roh dan Kebenaran. Adakah kita sudah melakukan pujian dan penyembahan dengan cara yang benar sesuai kehendakNya?</p>
<p>Gereja Karismatik dikenal juga sebagai gereja yang mengalami pergerakan Roh Kudus. Tetapi mari kita mengevaluasi kehidupan kita hari-hari ini, apa benar ketika kita melaksanakan pujian penyembahan, kita merasakan aliran Roh Kudus dan kita merasakan urapan Roh kudus dalam hidup kita? Seringkali tanpa kita sadari, kita justru membatasi manifestasi Roh Kudus dengan sikap, cara dan ekspresi kita di dalam memuji dan menyembah Tuhan.</p>
<p>Banyak orang yang memuji Tuhan dengan sikap cuek (tanpa ekspresi) dan berkata bahwa Tuhan melihat hati bukan melihat cara saya memuji. Hal itu tentu tidaklah benar. Memang benar bahwa banyak ayat-ayat dialkitab yang menyatakan bahwa Tuhan lebih tertari kepada hati kita; sebab hati merupakan dasar awal dimana kita bisa mengekspresikan sesuatu kepada Tuhan. Apa yang ada di dalam hati secara otomatis akan terpancar keluar. Suasana hati yang dingin/suam-suam tidak akan bisa mengekspresikan cinta mereka kepada Tuhan. Tetapi mereka yang haus akan Allah, secara natural akan mengekspresikan cinta dan kerinduan mereka kepada Tuhan melalui sikap/cara menyembahnya yang penuh kesungguhan.</p>
<p>Pujian tanpa ekspresi bukanlah pujian yang sesungguhnya, bukan pujian yang berasal dari hati. Tuhan sedang memulihkan kebenaran tentang pujian, bagaimana memuji Tuhan dengan cara yang benar, yang berasal dari hati dan bukan berasal dari talenta ataupun karunia yang ia miliki. Seorang penyembah yang benar akan mengekspresikan cara memuji dan menyembah yang benar kepada Allah.</p>
<p>MAKNA DARI PUJIAN PENYEMBAHAN</p>
<p>Alkitab dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang terbatas; namun dalam bahasa aslinya (Ibrani) ditunjukkan dengan perbuatan, sikap dan ekspresi. Dan itu bukanlah sekedar ekspresi semata namun ada nilai kebenaran didalamnya sehingga itu akan membantu kita menyembah Tuhan dengan benar.</p>
<p>Dalam alkitab bahasa Ibrani, Pujian Penyembahan dituliskan dalam 7 kata berbeda dengan maknanya masing-masing, yaitu:</p>
<p>1.	YADAH, adalah mengangkat kedua tangan sebagai tanda penyerahan dan pengagungan kepada Tuhan.<br />
Mazmur 7:18, Aku hendak bersyukur kepada TUHAN karena keadilan-Nya, dan bermazmur (Praise=Yadah) bagi nama TUHAN, Yang Mahatinggi.</p>
<p>Kata “bermazmur” dalam ayat diatas dalam bahasa Ibrani dituliskan dengan kata Yadah, yaitu mengangkat tangan. Saya selidiki di dalam Alkitab ada 160 kali disebutkan tentang mengangkat kedua tangan. Seringkali pemimpin pujian mengatakan mari kita angkat tangan kita, apa maksudnya?<br />
Norsoh, mengangkat tangan tinggi-tinggi kepada Allahnya. Ini adalah salah satu sikap dalam pujian. Jadi pujian bukan hanya di mulut saja, tetapi juga diekspresikan dengan mengangkat tangan. Hal itu dilakukan bukan merupakan suatu liturgy Pantekosta tetapi karena kebenaran yang ada di dalam Alkitab.</p>
<p>Makna mengangkat kedua tangan adalah sebagai tanda penyerahan dan pengagungan kepada Tuhan. Jenis pujian ini merupakan penyataan terima kasih kita kepada Tuhan lewat mengangkat tangan. Ketika kita mengucapkan terima kasih, kita mengangkat tangan kita.</p>
<p>Ada 3 kebenaran dalam mengangkat tangan:<br />
A.	Seperti seorang anak yang datang kepada bapanya.<br />
Ketika kita mengangkat tangan, kita digambarkan seperti seorang anak yang berlari datang kepada ayahnya dan menandakan bahwa kita merindukan sentuhan dari Bapa Surgawi. Pujian dengan mengangkat tangan adalah merupakan suatu sikap/ekspresi penyembahan yang menyatakan bahwa Allah adalah Bapa penuh kasih dan kita ingin dipelukNya.</p>
<p>Ada banyak orang yang secara asal-asalan mengangkat tangan tetapi mereka tidak mengerti kebenaran di dalam mengangkat tangan. Ketika mereka sedang mengalami persoalan dan mereka mengangkat tangan maka mereka digambarkan seperti seorang anak yang merindukan kuasa jamahan Tuhan.</p>
<p>Mengapa banyak anak-anak yang memberontak kepada ayahnya? Karena sewaktu kecil ia tidak merasakan pelukan dari ayahnya, ia tidak pernah merasakan sentuhan kasih dari seorang ayah. Begitu pun di dalam kehidupan rohani; ketika kita tidak mengerti kebenaran ini, makanya kita akan sulit merasakan kasih dan sentuhan Kaih Bapa didalam hidup kita. Marilah kita mengangkat tangan seperti seorang anak yang merindukan pelukan dari Bapa Surgawi.</p>
<p>B.	Sebagai tanda kita menyerah.<br />
Tanda orang yang menyerah adalah ia mengangkat tangan. Sering kita mendengar bahwa ketika kita mengangkat tangan maka Tuhan yang akan turun tangan. Mungkin kita tidak lagi mampu berkata-kata dengan mulut karena begitu beratnya beban yang kita pikul; namun ketika kita mengangkat kedua tangan, maka Allah tahu bahwa itu merupakan suatu ekspresi dari pujian sehingga Ia akan turun tangan dan menolong kita.</p>
<p>Pujian dengan mengangkat tangan adalah merupakan suatu sikap/ekspresi penyembahan yang menyatakan ketidakmampuan kita dan mengakui kemaha-kuasaan Tuhan.</p>
<p>C.	Seperti ke-2 Kerub yang terlentang diatas Tabut Perjanjian.<br />
Tabut perjanjian melambangkan kehadiran Tuhan. Di atas tabut tersebut ada 2 buah kerub yang terlentang, saling berhadap-hadapan. Ketika kita mengangkat tangan seperti ke-2 Kerub yang terlentang diatas tabut dan ditengah-tengahnya terpancar sinar Kemuliaan Tuhan.</p>
<p>Ketika kita mengangkat tangan maka sinar kemuliaan/hadirat Tuhan akan turun ditengah-tengah kita. Walau tidak terlihat secara kasat mata, namun itu adalah suatu kepastian. itulah sebabnya ada perbedaan antara orang yang menyembah dengan ekspresi yang benar dengan orang yang hanya diam atau sekedar mengangkat tangan. Pengertian yang benar tentang pujian penyembahan akanmenghasilkan ekspresi yang benar. Dan hal itu akan sangat membantu kita untuk mengalami keintiman dengan Tuhan.</p>
<p>Ada beberapa orang yang memuji dan menyembah sudah 1 jam tetapi ia tetap merasa kosong; sebab hatinya tidak terbuka/tidak tertuju kepada Tuhan. Mengangkat tangan menunjukkan keseriusan kita kepada Allah dan membuat kita terfokus kepada Tuhan. Perlu kita ketahui bahwa Hadirat Tuhan tidak berhubungan dengan lagu. Sekalipun lagu itu adalah lagu lama dan sederhana, namun bila hati kita terfokus kepadaNya maka kita akan mengalami lawatanNya.</p>
<p>2.	TOWDA (korban ucapan syukur)<br />
Mazmur 100:4, Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian (praise=towda), bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya!</p>
<p>Kata puji-pujian yang disini adalah Towda. Kata Towda berarti pernyataan pujian sebagai tanda kita setuju dan mengamini apa yang Tuhan telah perbuat atau apa yang akan diperbuatNya di dalam hidup kita. Kata ini umumnya berkaitan dengan korban, kata ini juga dikaitkan dengan Korban ucapan syukur.</p>
<p>Jenis pujian sebagai korban itu sangat sakit dan sulit untuk kita terima apalagi ketika kita sedang mengalami masalah. Namun kita harus tetap memuji Tuhan sebab apapun keputusanNya, Dia tetap Allah yang baik bagi kita. Kita menyetujui apa yang Dia buat walaupun kita tidak mengerti bahkan kita tidak bisa menerima apa yang sedang terjadi dalam hidup kita. Sama seperti Abraham; ketika Tuhan menyuruhnya untuk mempersembahkan anaknya, ia menyatakan suatu sikap penyembahan dan pujian lewat ketaatannya. Itulah pujian yang tertinggi, yaitu ketaatan kita.</p>
<p>Sebenarnya, Kata penyembahan pertama kali muncul adalah lewat peristiwa Abraham (Kejadian 22) ketika ia mengatakan kepada bujangnya itu: &#8220;Tinggallah kamu di sini dengan keledai ini; aku beserta anak ini akan pergi ke sana; kami akan sembahyang&#8221;. Kata sembahyang disini berarti menyembah (worship). Penyembahan itu diidentikkan dengan korban, yaitu: anaknya yang harus ia persembahkan kepada Allah. Secara logika, kita tidak dapat menerima hal semacam ini, namun ketika kita mengekspresikannya dengan pujian yang benar sebagai korban maka Allah yang akan membela kita. Pada akhirnya, Allah tidak mengambil anaknya namun yang Tuhan ingin lihat adalah hatinya yang tunduk secara total pada kedaulatan Tuhan. Sikap Abraham yang bersedia untuk menyetujui keputusan Allah sekalipun ia tidak mengerti itulah yang membuat Allah tertarik kepadanya dan bangga disebut sebagai Allah Abraham.</p>
<p>Pada umumnya kita berkata bahwa kita sulit untuk menyembah Tuhan dalam kondisi sedang mengalami masalah yang berat. Tetapi Tuhan memberikan jenis pujian ini supaya kita tetap dapat menyembahNya sekalipun berada dalam keadaan yang tidak mengenakkan. Kita haruslah berprinsip bahwa tidak ada lasan bagi kita untuk tidak menyembahNya; bahkan masalah seberat apapun tidak akan menghalangi kita untuk menyembahNya.</p>
<p>Dalam situsi-situasi dimana Anda sedang mengalami hal yang kurang baik, mungkin Anda merasa dirugikan/disakiti/ditolak dan diperlakukan tidak adil; maka dalam keadaan-keadaaan seperti itu – persembahkanlah tauda bagi Tuhan. Jangan mengeluh atau melakukan hal yang kurang patut; sebab towda adalah pujian penyembahan yang sangat mahal – karena tauda lahir dari suatu korban.</p>
<p>3.	HALAL,<br />
Mazmur 22 : 23 , Aku akan memasyhurkan nama-Mu kepada saudara-saudaraku dan memuji-muji (praise=halal) Engkau di tengah-tengah jemaah</p>
<p>merupakan akar kata dari Haleluyah (Halal=Yahweh)  diartikan sebagai Puji Tuhan.<br />
Halal artinya adalah memuji, memancarkan, bercahaya, mengungkapkan dengan bangga atau mengekspresikan pujian penyembahan kepada Tuhan sebagai orang bodoh (foolish).</p>
<p>Ketika kita mengatakan Haleluyah terpancar suatu sinar yang tidak kelihatan oleh mata kita, tetapi dialam Roh. Itulah sebabnya iblis tidak menyukai orang yang memuji menyembah Tuhan sebab hal itu bisa menghancurkan pekerjaan iblis.</p>
<p>4.	SHABACH,<br />
Mazmur 117:1, Pujilah (praise=shabach) TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah (praise=shabach) Dia, hai segala suku bangsa!</p>
<p>Makna pujian didalam ayat tersebut adalah shabach, yang berarti bersorak dengan suara yang nyaring, dengan tidak merasa malu untuk menyatakan kemenangan, kemuliaan, anugrah dan kasih Allah. Jenis pujian ini sudah mulai hilang dari Gereja karena sebagian besar dari jemaat takut/malu untuk mengekspresikan pujian ini padahal kuasa dari bersorak sangatlah luar biasa; seperti yang dilakukan oleh bangsa Israel yang pada saat mereka bersorak sehingga bangsa Filistin menjadi takut dan gemetar (I Tawarikh 14). Dan juga pada ada waktu ketika bangsa Israel meruntuhkan tembok Yerikho dengan bersorak pada hari ke-7 (Yosua 6).</p>
<p>Ketika pemimpin pujian menyerukan agar kita bersorak-sorai maka hal itu bukanlah tanpa alasan, sebab dengan bersorak juga kita sedang meruntuhkan segala roh-roh jahat yang ada diudara.</p>
<p>5.	BARAK<br />
Mazmur 72:15, Hiduplah ia! Kiranya dipersembahkan kepadanya emas Syeba! Kiranya ia didoakan senantiasa, dan diberkati (praise=barak) sepanjang hari!</p>
<p>Barak berarti sujud bertelut memberikan penghormatan kepada Allah. jenis pujian ini berkaitan dengan penghormatan kepada Allah. Seberapa besar kita menghormati Tuhan terlihat dari seberapa besar kita mengekspresikan pujian kita kepada Allah.</p>
<p>Penghormatan bukan hanya ditunjukkan dalam mendengarkan Firman Tuhan, namun juga ketika kita memuji dan menyembah Tuhan dengan cara yang benar. Sebab Tuhan hadir bukan hanya ketika Firman Tuhan diberitakan; bahkan sebelum ibadah dimulai Tuhan sudah ada. IA maha hadir tetapi IA hanya menyatakan diriNya di tempat-tempat tertentu; yaitu dimana ada pujian penyembahan kepadaNya.</p>
<p>6.	ZAMAR<br />
Mazmur 57:8, Hatiku siap, ya Allah, hatiku siap; aku mau menyanyi, aku mau bermazmur (praise=Zamar).</p>
<p>yang berarti bernyanyi dengan alat musik mengiringi nyanyian pujian, bermazmur dan menyanyikan nubuatan dengan diiringi kecapi.</p>
<p>7.	TEHILLAH<br />
Mazmur 22:4, Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian (praise=tehillah) orang Israel.</p>
<p>Kata Tehillah berarti memuliakan Allah dengan lagu spontanitas dan menanti-nantikan Tuhan untuk mendapat tuntunan-Nya dan diartikan juga sebagai nyanyian yang dilahirkan oleh Roh Kudus untuk memberkati Tuhan.</p>
<p>Pujian ini hampir sama dengan bermazmur. Ketika anda sedang bingung menghadapi masalah, belajarlah untuk mengeluarkan pujian dari hati yang terdalam untuk menyenangkan hati Tuhan.</p>
<p>Persembahkanlah pujian penyembahan kepada Tuhan dengan takut dan gentar akan Tuhan.</p>
<p>Yesaya 1:13<br />
Jangan lagi membawa persembahanmu yang tidak sungguh, sebab baunya adalah kejijikan bagi-Ku. Kalau kamu merayakan bulan baru dan sabat atau mengadakan pertemuan-pertemuan, Aku tidak tahan melihatnya, karena perayaanmu itu penuh kejahatan.</p>
<p>Selamat mengalami terobosan di dalam pujian penyembahan kepada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.petracenter.or.id/artikel/pujian-dan-penyembahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ibadah Sepekan</title>
		<link>http://www.petracenter.or.id/kegiatan/ibadah-sepekan/</link>
		<comments>http://www.petracenter.or.id/kegiatan/ibadah-sepekan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2010 12:24:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>P.I.C</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.petracenter.or.id/?p=303</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-304" title="jadwal ibadah sepekan" src="http://www.petracenter.or.id/wp-content/uploads/20100126_jadwal_ibadah_sepekan.jpg" alt="" width="580" height="200" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.petracenter.or.id/kegiatan/ibadah-sepekan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pembangunan Gereja di Tahun 2010</title>
		<link>http://www.petracenter.or.id/liputan/pembangunan-gereja-di-tahun-2010/</link>
		<comments>http://www.petracenter.or.id/liputan/pembangunan-gereja-di-tahun-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2010 11:21:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>P.I.C</dc:creator>
				<category><![CDATA[Liputan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.petracenter.or.id/?p=300</guid>
		<description><![CDATA[
Tuhan kita memang sungguh ajaib dan dahsyat, ketika Dia telah memulai satu pekerjaan maka Dia juga berjanji akan menyelesaikannya sampai tuntas.
Ini juga terbukti pada pembangunan gereja Petra yang terus berjalan dan kini sudah sampai pada tahap ke 2, di mana proses &#8220;finishing&#8221; seperti pemasangan tegel, dan interior mulai dikerjakan.





Jika Anda masuk ke gedung, maka jalan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignright" src="http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs143.snc3/17073_1169822779260_1638692442_456507_5647109_n.jpg" alt="Foto dari depan" width="350" height="262" /></p>
<p style="text-align: justify;">Tuhan kita memang sungguh ajaib dan dahsyat, ketika Dia telah memulai satu pekerjaan maka Dia juga berjanji akan menyelesaikannya sampai tuntas.</p>
<p style="text-align: justify;">Ini juga terbukti pada pembangunan gereja Petra yang terus berjalan dan kini sudah sampai pada tahap ke 2, di mana proses &#8220;finishing&#8221; seperti pemasangan tegel, dan interior mulai dikerjakan.</p>
<table style="text-align: justify;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top"><a class="fb-photo" href="http://www.petracenter.or.id/galeri-foto/pembangunan-gereja-2010/?photo=9"><img class="alignnone" src="http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs243.ash1/17073_1169821659232_1638692442_456502_1394783_n.jpg" alt="Jalan sementara menuju ke Mini Hall" width="290" height="384" /></a></td>
<td valign="top"><a class="fb-photo" href="http://www.petracenter.or.id/galeri-foto/pembangunan-gereja-2010/?photo=5"><img src="http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs243.ash1/17073_1169819379175_1638692442_456495_2421635_n.jpg" alt="Sebagian gedung lama sebelah kanan (dekat WC) ditutup untuk pembangunan" width="290" height="216" /></a></p>
<p>Jika Anda masuk ke gedung, maka jalan menuju mini hall kini telah tertutup disebabkan adanya pembongkaran pada gedung lama tempat kita beribadah untuk dibangun tangga utama dan kolam baptisan.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: justify;"><a class="fb-photo" href="http://www.petracenter.or.id/galeri-foto/pembangunan-gereja-2010/?photo=6"><img src="http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs123.snc3/17073_1169821539229_1638692442_456499_4251733_n.jpg" alt="Bekas panggung gedung lama akan dibangun tangga utama dan kolam baptisan" width="590" height="445" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Sementara untuk pembangunan lantai 2 sedang dilakukan instalasi jalur AC dan proses &#8220;finishing&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;"><a class="fb-photo" href="http://www.petracenter.or.id/galeri-foto/pembangunan-gereja-2010/?photo=11"><img src="http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs243.ash1/17073_1169822379250_1638692442_456504_3746387_n.jpg" alt="Gedung lantai 2 diambil dari balkon" width="590" height="442" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, balkon lantai 2 juga telah dipasangi tegel.</p>
<p style="text-align: justify;"><a class="fb-photo" href="http://www.petracenter.or.id/galeri-foto/pembangunan-gereja-2010/?photo=12"><img src="http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs243.ash1/17073_1169822419251_1638692442_456505_4024498_n.jpg" alt="Balkon gedung lantai 2" width="590" height="442" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Demikianlah laporan kami dari tim P.I.C (Petra Information Center). Jangan lupa untuk terus menabur untuk pekerjaan pembangunan gereja dan percayalah, Allah kita akan melimpahkan berkat kepada mereka yang menabur dengan sukacita. Tuhan Yesus memberkati.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk foto lainnya dapat dilihat di <a href="http://www.petracenter.or.id/galeri-foto/pembangunan-gereja-2010/" target="_blank">Gallery Foto: Pembangunan Gereja 2010</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.petracenter.or.id/liputan/pembangunan-gereja-di-tahun-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teguran Tuhan</title>
		<link>http://www.petracenter.or.id/kesaksian/teguran-tuhan/</link>
		<comments>http://www.petracenter.or.id/kesaksian/teguran-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2010 07:04:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>P.I.C</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesaksian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.petracenter.or.id/?p=297</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Ibu Friska Gosti       ﻿
Saya bisa mengenal Tuhan Yesus melalui ibu saya yang sudah mengalami mujizat kesembuhan Ilahi pada tahun 1989.
Ibu saya menderita sakit parah (komplikasi) bahkan sudah berbulan-bulan terbaring ditempat tidur. Dokter mengatakan bahwa sudah tidak ada harapan untuk ibu saya bias hidup namun Tuhan berkata lain, justru [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Oleh: Ibu Friska Gosti       ﻿</p>
<p style="text-align: justify;">Saya bisa mengenal Tuhan Yesus melalui ibu saya yang sudah mengalami mujizat kesembuhan Ilahi pada tahun 1989.</p>
<p>Ibu saya menderita sakit parah (komplikasi) bahkan sudah berbulan-bulan terbaring ditempat tidur. Dokter mengatakan bahwa sudah tidak ada harapan untuk ibu saya bias hidup namun Tuhan berkata lain, justru melalui penyakit yang dialami ibu saya, ia diselamatkan.</p>
<p>Suatu hari tetangga disebelah rumah memberi saran apakah ibu saya mau didoakan oleh karena dia sendiri baru saja mengalami penyembuhan oleh Tuhan Yesus. Setelah saya berunding dengan ibu dan saudara saya Freddy ( yang sekarang menjadi gembala jemaat Petra di Palu) ibu saya sempat memberi komentar bahwa Yesus itu Tuhannya orang bule ya? Namun pada akhirnya dia setuju untuk didoakan oleh Bapak/Ibu Pdt. Paulus dengan beberapa staf.</p>
<p><img class="alignright size-full wp-image-302" title="praise the lord" src="http://www.petracenter.or.id/wp-content/uploads/20100126_praise_the_lord.jpg" alt="" width="358" height="400" />Pada saat itu setelah kami menyembah Tuhan dengan sungguh, terjadilah mujizat dimana ibu saya melihat Terang yang luar biasa (itulah Hadirat Allah) sehingga saat itu juga Roh Raja laut yang membuat ibu saya sakit tidak bisa tahan degnan hadirat Allah sehingga keluar pada saat itu juga dengan Raungan yang sangat menakutkan. Setelah itu langsung ibu saya bisa bangun dan turun dari tempat tidurnya dan bisa berjalan pada hal tadinya kakinya sudah bengkak semua. Puji Tuhan. Yakobus 5:15, Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia; dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni.</p>
<p>Beberapa hari kemudian, saya mengambil keputusan untuk dibaptis dan Puji Tuhan pada saat saya dibaptis, penyakit wasir saya juga langsung sembuh. Bahkan ketika saya sudah dilahirkan baru, membuat saya sanggup menjalani pergumulan dalam hidup saya karena ada Tuhan Yesus yang sangat mengasihiku.</p>
<p>Sejak saat it mujizat demi mujizat terjadi dalam hidupku. Adalah: wiliam, anak saya yang sering Step sejak umur 1,5 tahun sampai umur 6 tahun pada saat didoakan oleh ibu saya bersama Freddy mengalami kesembuhan total bahkan diberi bonus dimana Wiliam mendapat karunia penglihatan seperti yang tertulis dalam Yoel 2:28, &#8220;Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan.</p>
<p>Selain itu ada pertolongan Tuhan yang saya alami pada saat pergelangan kaki saya digilas mobil Hardtop, secara spontan saya berseru: “Tuhan Yesus tolong!”saya dan mujizat terjadi dimana mobil seberat itu yang saya rasakan hanya seperti kapas yang menempel diatas kaki saya sehingga saya langsung berdiri kembali, Haleluyah! Mazmur 145:19, Ia melakukan kehendak orang-orang yang takut akan Dia, mendengarkan teriak mereka minta tolong dan menyelamatkan mereka.</p>
<p>Suatu hari saya bersama dengan Freddy dan istri ke Menado untuk menjenguk kakak saya yang terkena stroke. Keesokan harinya ada berita bahwa ibu saya masuk rumah sakit karena usus mati dimana perutnya membengkak besar dan sakitnya luar biasa karena tidak bisa buang angin dan tidak bisa buang air besar. Menurut dokter sudah tidak ada harapan tetapi Tuhan Yesus itu dahsyat sanggup melakukan perkara yang mustahil.</p>
<p>Melalui Freddy, Tuhan memberi tahu bahwa iblis akan membunuh ibu saya dengan cara yang sama dengan bagaimana iblis membunuh papa yaitu dengan usus mati. Saat itu kami berdoa untuk meminta hikmat Tuhan apa yang harus kami lakukan. Ternyata Tuhan mau melakukan kesembuhan Ilahi buat ibu saya dengan cara saya harus pulang ke Makassar untuk mencabut infuse dan oksigen yang ada ditubuhnya, sungguh jika saya menaati apa yang Tuhan inginkan, mujizat benar-benar terjadi, ibu saya sembuh. Puji Tuhan!! Mazmur 60:14, Dengan Allah akan kita lakukan perbuatan-perbuatan gagah perkasa, sebab Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita.</p>
<p>Pada tanggal 22 Desember 2009, dalam doa pagi, saya katakan bahwa saya ingin mendapat hadiah Natal dari Tuhan Yesus. Siangnya sebagai pendoa syafaat, saya pergi ke Pastori untuk berdoa walaupun beberapa hari sebelumnya saya merasakan sakit disekitar ulu hati (saya sudah kehilangan selera makan, ada rasa mual) dimana kejadian ini pernah terjadi 22 tahun yang lalu dan saya harus diopname selama 1 bulan. Dengan iman, saya melangkah untuk tetap berdoa dan Puji Tuhan sementara memuji dan menyembah Tuhan dengan sungguh-sungguh, saya sembuh total. Dalam hati saya ada suara Tuhan yang berkata: “itulah kado Natal dari Tuhan Yesus”. Sungguh Tuhan Yesus itu luar biasa kasih-Nya kepada manusia sekalipun kita tidak bisa melihat dengan mata kita namun Dia sungguh ada dan siap untuk menolong pada saat kita membutuhkannya seperti yang sudah saya alami.</p>
<p>Kiranya kesaksian ini dapat memberkati kita semua. Amin!!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.petracenter.or.id/kesaksian/teguran-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ku tak akan menyerah</title>
		<link>http://www.petracenter.or.id/petra-news/ku-tak-akan-menyerah/</link>
		<comments>http://www.petracenter.or.id/petra-news/ku-tak-akan-menyerah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jan 2010 05:13:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>smsc</dc:creator>
				<category><![CDATA[Petra News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.petracenter.or.id/petra-news/ku-tak-akan-menyerah/</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="center"><object width="300" height="250"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/61eozBTEtLY&hl=en_US&fs=1"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/61eozBTEtLY&hl=en_US&fs=1" type="application/x-shockwave-flash" width="300" height="250" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.petracenter.or.id/petra-news/ku-tak-akan-menyerah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
