<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gereja Petra Makassar &#187; Artikel</title>
	<atom:link href="http://www.petracenter.or.id/category/artikel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.petracenter.or.id</link>
	<description>Jl. Sungai Saddang 32 Makassar - Telepon 873769 - Fax 858602</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Jan 2012 14:06:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Event Bersepeda Untuk Keluarga dan Kotaku</title>
		<link>http://www.petracenter.or.id/artikel/event-bersepeda-untuk-keluarga-dan-kotaku/</link>
		<comments>http://www.petracenter.or.id/artikel/event-bersepeda-untuk-keluarga-dan-kotaku/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Aug 2011 10:23:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wawanodistya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.petracenter.or.id/?p=920</guid>
		<description><![CDATA[Shaloom, dalam rangka HUT PETRA ke-40 tahun dan RI ke-66, PETRA PEDULI bekerjasama dengan GoCiTy (Komunitas Sepeda IGS) menyelenggarakan FUN BIKE BERTAJUK &#8220;BERSEPEDA UNTUK KELUARGA DAN KOTAKU&#8221; yang akan di adakan pada: Hari &#38; Tanggal   : Rabu, 17 Agustus 2011 Bertempat            : Jl....]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='wp_fbs_top'></div><p><a rel="attachment wp-att-921" href="http://www.petracenter.or.id/?attachment_id=921"><img class="aligncenter size-medium wp-image-921" title="Gowes" src="http://www.petracenter.or.id/wp-content/uploads/20110807_gowes-229x300.jpg" alt="" width="447" height="417" /></a></p>
<p>Shaloom, dalam rangka HUT PETRA ke-40 tahun dan RI ke-66, PETRA PEDULI bekerjasama dengan GoCiTy (Komunitas Sepeda IGS) menyelenggarakan FUN BIKE BERTAJUK &#8220;BERSEPEDA UNTUK KELUARGA DAN KOTAKU&#8221; yang akan di adakan pada:</p>
<p><strong>Hari &amp; Tanggal   : Rabu, 17 Agustus 2011</strong></p>
<p><strong>Bertempat            : Jl. Batu Putih, Pelataran Parkir Gereja Petra</strong></p>
<p><strong>Start                          : 06.00am (Prepared), Gowes 06.30am</strong></p>
<p>untuk Formulir Pendaftaran dan Pengembalian Formulir bisa didapatkan di TOKO BUKU METANOIA. Jl. Sungai Saddang Komp. Latanette Plaza.</p>
<p>BIAYA PENDAFTARAN RP20.000/orang.</p>
<p>untuk formulir ONLINE  silahkan <a title="Formulir Bersepeda" href="http://www.mediafire.com/?xvwq46u5e5mto1u" target="_blank">KLIK DISINI</a> ..</p>
<p>Contact Person :</p>
<p>Wawan Odistya.<br />
(081340415272 / 0411- 9281523)</p>
<p>Kami tunggu keikutsertaan Anda&#8230;</p>
<p>Tuhan Yesus Memberkati.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.petracenter.or.id/artikel/event-bersepeda-untuk-keluarga-dan-kotaku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SELALU SAJA ADA KEBAIKAN DALAM KEBURUKAN</title>
		<link>http://www.petracenter.or.id/artikel/selalu-saja-ada-kebaikan-dalam-keburukan/</link>
		<comments>http://www.petracenter.or.id/artikel/selalu-saja-ada-kebaikan-dalam-keburukan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jul 2011 17:50:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wawanodistya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.petracenter.or.id/?p=915</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Selalu saja ada kebaikan dalam keburukan&#8221; Terkadang kita bila kita mengalami hari yang kurang baik kita selalu mengatakan bahwa &#8220;ini adalah hari SIAL BAGIKU&#8221; &#8230; ataukah ketika TUHAN mengambil sesuatu yang berharga dari hidup kita, mungkin pernah terucap dari mulut kita &#8220;TUHAN ITU GAK ADIL&#8221;...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='wp_fbs_top'></div><p class="wpgallery" style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="Temukan Kebaikan dalam Keburukan" src="http://www.eatinghabits.org/wp-content/uploads/2010/06/good20habits20bad20habits.jpg" alt="" width="446" height="452" /></p>
<p class="wpgallery" style="text-align: justify;"><strong>&#8220;Selalu saja ada kebaikan dalam keburukan&#8221;</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Terkadang kita bila kita mengalami hari yang kurang baik kita selalu mengatakan bahwa &#8220;ini adalah hari SIAL BAGIKU&#8221; &#8230; ataukah ketika TUHAN mengambil sesuatu yang berharga dari hidup kita, mungkin pernah terucap dari mulut kita &#8220;TUHAN ITU GAK ADIL&#8221; &#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Namun ketahuilah bahwa apa yang kita pikirkan itu semuanya adalah salah, TUHAN itu gak pernah salah dalam menciptakan hari, ataupun kejadian-kejadian dalam kehidupan kita manusia. Di kitab Kejadian ketika Tuhan telah menciptakan segala sesuatunya, selalu di akhiri dengan &#8220;ALLAH melihat bahwa semuanya itu Baik&#8221;&#8230; jadi kesimpulannya bahwa semua hari itu adalah Baik, yang menjadikan Hari itu tidak Baik atau SIAL itu adalah manusia itu sendiri yang menurut pola pikirnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun mari kita melihat dari segi sudut pandang yang berbeda&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;bila hari ini anda mengalami musibah, apapun itu bentuknya, cobalah untuk tidak mempersalahkan hari ini, namun berusahalah untuk mereflesikan diri, kenapa hal ini bisa Terjadi ?? &#8221; faktor apa yang menyebabkan hal ini terjadi ?? apakah hal ini terjadi karena keteledoran anda, ataukah mungkin anda sedang di ajar untuk selalu berhati-hati dan selalu waspada dalam setiap keadaan..</p>
<p style="text-align: justify;">Didalam hidup manusia selalu saja ada kerikil-kerikil kecil yang mencoba untuk menguji hidup ini, namun lihatlah dari sisi pandang yang berbeda, &#8220;kenapa Tuhan Memberikan Kerikil-kerikil kecil tersebut masuk ke dalam hidup anda?? &#8221; mungkin untuk menguji kemurnian hati anda, ketaatan Anda, dan ketekukan anda untuk selalu bersandar kepada Tuhan dan menaruh pengharapan anda kepada Tuhan.. Jadi jangan selalu berfokus pada kerikil kecil tersebut, namun berfokuslah pada MANFAAT KERIKIL KECIL TADI dalam hidup anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Selalu saja Ada kebaikan dalam Keburukan&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">ingat cerita bangsa Israel ketika mereka keluar dari perbudakan mesir ?? Mengapa mereka harus melintasi padang gurun yang memakan waktu sekian lama??? bukankah ini adalah suatu keburukan buat mereka?? namun bila kita melihat dari sisi pandang yang lain, TUHAN SEDANG INGIN MEMURNIKAN  bangsa israel yang tegar tengkuk itu&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Selalu mengucap syukurlah dalam segala hal untuk segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan Anda, karena ini adalah Senjata anda untuk selalu berpikir yang positif dan selalu berpikir bahwa &#8220;SELALU ADA KEBAIKAN DALAM KEBURUKAN&#8221; ..</p>
<p style="text-align: justify;">God Bless Us..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.petracenter.or.id/artikel/selalu-saja-ada-kebaikan-dalam-keburukan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>IBADAH HARI MINGGU BERSAMA Pdt. Ellya Makarawung</title>
		<link>http://www.petracenter.or.id/artikel/ibadah-hari-minggu-bersama-pdt-ellya-makarawung/</link>
		<comments>http://www.petracenter.or.id/artikel/ibadah-hari-minggu-bersama-pdt-ellya-makarawung/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jul 2011 15:48:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wawanodistya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.petracenter.or.id/?p=908</guid>
		<description><![CDATA[Alami Kuasa dan Mujizat TUHAN dalam Ibadah Hari MINGGU 24 JULI 2011, Akan dilayani Oleh : Pdt. Ellya Makarawung. Bertempat Gedung Main Hall Gereja Petra untuk info ibadah KLIK DISINI &#160;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='wp_fbs_top'></div><p>Alami Kuasa dan Mujizat TUHAN dalam</p>
<p>Ibadah Hari MINGGU 24 JULI 2011, Akan dilayani Oleh :</p>
<p>Pdt. Ellya Makarawung.</p>
<p>Bertempat Gedung Main Hall Gereja Petra</p>
<p>untuk info ibadah <a href="http://www.petracenter.or.id/jadwal-ibadah/ibadah-sepekan/" target="_blank">KLIK DISINI</a></p>
<p><a rel="attachment wp-att-726" href="http://www.petracenter.or.id/utama/ibadah-minggu-bersama-pdt-ellya-makarawung/attachment/ellyaa/"><img class="alignleft size-medium wp-image-726" title="ellyaa" src="http://www.petracenter.or.id/wp-content/uploads/20110528_ellyaa-269x300.jpg" alt="" width="269" height="300" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.petracenter.or.id/artikel/ibadah-hari-minggu-bersama-pdt-ellya-makarawung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>WHY RHEMA BIBLE COLLEGE ??</title>
		<link>http://www.petracenter.or.id/artikel/why-rhema-bible-college/</link>
		<comments>http://www.petracenter.or.id/artikel/why-rhema-bible-college/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jul 2011 08:11:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wawanodistya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.petracenter.or.id/?p=907</guid>
		<description><![CDATA[Bila Anda terpanggil dan memiliki kerinduan untuk menjadi pelayan Tuhan sepenuh waktu, atau anda memiliki panggilan untuk menggembalakan jemaat dan membuka ladang misi baru..Rhema Bible College (RBC) adalah tempat pendidikan yang tepat bagi anda.. Di RBC karakter dan wawasan anda akan di bentuk, pengenalan akan...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='wp_fbs_top'></div><p style="text-align: center;"><a rel="attachment wp-att-903" href="http://www.petracenter.or.id/pelayanan/rbc/attachment/rbc-2/"><img class="size-medium wp-image-903 aligncenter" title="rbc" src="http://www.petracenter.or.id/wp-content/uploads/20110704_rbc-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a>Bila Anda terpanggil dan memiliki kerinduan untuk menjadi pelayan Tuhan sepenuh waktu, atau anda memiliki panggilan untuk menggembalakan jemaat dan membuka ladang misi baru..Rhema Bible College (RBC) adalah tempat pendidikan yang tepat bagi anda.. Di RBC karakter dan wawasan anda akan di bentuk, pengenalan akan Firman Tuhan dan Tuhan akan semakin kuat dalam diri anda..</p>
<p style="text-align: justify;">Gunakan kesempatan ini untuk anda dapat bergabung bersama kami dan persiapkan diri anda sebaik mungkin, penuhi panggilan pelayanan anda, dan Rhema Bible College siap untuk membentu anda menjadi seorang Pelayan Tuhan dan seorang gembala yang memiliki hati hamba, mau di didik dan menjadi seorang bapa yang dapat memberikan teladan bagi siapapun&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Ladang misi membutuhkan penuai-penuai jiwa, dan pastikan bahwa anda adalah salah satu dari penuai tersebut..</p>
<p style="text-align: justify;">untuk informasi selanjutnya <a title="RBC" href="http://www.petracenter.or.id/pelayanan/rbc/" target="_blank">Klik disini</a> &#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.petracenter.or.id/artikel/why-rhema-bible-college/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Harga dari KetidakTaatan</title>
		<link>http://www.petracenter.or.id/artikel/harga-dari-ketidaktaatan/</link>
		<comments>http://www.petracenter.or.id/artikel/harga-dari-ketidaktaatan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 May 2011 14:54:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wawanodistya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.petracenter.or.id/?p=658</guid>
		<description><![CDATA[Di dalam alkitab ada begitu banyak contoh-contoh yang bisa kita pelajari mengenai KETIDAKTAATAN, dan harga dari KETIDAKTAATAN juga itu mahal.. Ada banyak orang yang belum tentu dapat TAAT bila diberikan suatu perintah, teguran, maupun mandat. Mungkin saja ia dapat berkata “baik saya akan lakukan, atau...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='wp_fbs_top'></div><p style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;"><a rel="attachment wp-att-660" href="http://www.petracenter.or.id/artikel/harga-dari-ketidaktaatan/attachment/disobedien-boy/"><img class="alignleft size-full wp-image-660" title="disobedien-boy" src="http://www.petracenter.or.id/wp-content/uploads/20110518_disobedien_boy.jpg" alt="" width="200" height="120" /></a>Di dalam alkitab ada begitu banyak contoh-contoh yang bisa kita pelajari mengenai KETIDAKTAATAN, dan harga dari KETIDAKTAATAN juga itu mahal..</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">Ada banyak orang yang belum tentu dapat TAAT bila diberikan suatu perintah, teguran, maupun mandat. Mungkin saja ia dapat berkata “baik saya akan lakukan, atau iya, terimakasih buat sarannya” namun itu dilakukannya dengan menggerutu atau ngedumel, bila seperti itu apakah itu dinamakan dengan TAAT ?? “tentu tidak”. Itu adalah keterpaksaan “ya, karena pemimpinku yang menyuruh, saya harus lakukan” *dengan hati yang menggerutu dan tidak tulus..</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">Nah.. mari kita lihat contoh-contoh berikut ini Harga dari “KETIDAKTAATAN” ..</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">SAUL</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">SAUL adalah raja yang di pilih Tuhan dan diurapi untuk menjadi pemimpin bangsa israel ‘1 sam 19:15-17 , 1 sam 10 : 1’ . Namun apa yang terjadi, setelah Saul menjadi Raja ternyata Saul berbuat curang terhadap Tuhan dan Saul tidak Taat kepada Tuhan, simak ceritanya  “1 samuel 15 : 1-35” , ketika itu Tuhan Menyuruhkan saul memukul kalah orang amalek dan harus menumpas seluruh orang amalek termasuk Agag rajanya dan seluruh kawanan hewan, tetapi karena Saul tidak Taat, saul malah menyelamatkan Agag dan kawanan ternak, hewan yang sehat dan tambun akhirnya Tuhan menyesal, menjadikan Saul raja dan akhirnya Saul di tolak sebagai Raja.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">Ada sifat dari Saul yang tidak patut untuk dicontoh yaitu “GILA HORMAT”, ketika nabi samuel menegur kesalahan SAUL, apa jawab SAUL terhadap nabi Samuel “1 sam 15 : 30 &#8230; aku telah berdosa terhadap Tuhan, tetapi tunjukanlah rasa hormatmu kepadaku&#8230;&#8230;.” Saul sudah tidak taat sama pemimpin, sama Tuhan masih saja mencari-cari alasan untuk pembenaran diri sendiri “1 sam 15: 24” , seharusnya saul sadar akan kesalahannya dan segera minta ampun kepada Tuhan dan bukan mencari pembenaran untuk membenarkan tindakan yang jelas-jelas itu salah. Tuhan tidak menyukai karakter atau sifat yang seperti demikian.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">ISTRI LOT</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">Harga dari ketidaktaatan istri LOT sama Tuhan ialah dia menjadi Tiang garam, sudah jelas ketika utusan Tuhan berkata bahwa sodom dan gomora akan Tuhan luluhlantakan, dan LOT beserta keluarganya harus segera lari dan jangan lihat ke belakang, namun ternyata isteri LOT tidak mengindahkan perintah tersebut, isteri LOT tidak taat, dia masih mencintai kota sodom dan gomora yang kehidupannya bergelimang dosa, itulah harga yang harus diterima oleh isteri LOT akibat ketidakTAAT-TANNYA</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">MUSA DAN HARUN</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">Musa dan Harun seharusnya dapat menikmati masuk ke dalam tanah perjanjian yang Tuhan telah janjikan, namun akibat dari ketidak Taatan musa dan Harun akhirnya keduanya harus mati di padang gurun, sangat rugi sekali..musa dan harun adalah pemimpin yang memimpin bangsa israel keluar dari perbudakan, menghadapi bangsa israel yang tegar tengkuk, dan musa dan harun juga telah melihat begitu banyak mujizat Tuhan selama perjalanan ke Tanah Perjanjian harus berakhir hanya karena Musa marah kepada bangsa israel, Perintah Tuhan “ Bilangan 20 :7-13” Tuhan hanya menyuruh musa mengumpulkan bangsa Israel dan berkata kepada Bukit Batu supaya diberi airnya, MUSA malah marah sambil memukul sebanyak 2 kali ke bukit batu, untuk bukit batu itu mengeluarkan airnya.. hal yang kecil dari ketidaktaatan, namun harganya mahal bagi Musa dan Harun&#8230;.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">Dan tentunya masih banyak lagi contoh-contoh di alkitab dari ketidak Taatan yang bisa kita pelajari&#8230; introspeksi diri kita sebagai manusia, “apakah selama ini saya sudah Taat kepadaMu Tuhan”&#8230;</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">Sebagai anak “ selama ini apakah saya sudah menuruti nasehat papa dan mama ??”</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">Sebagai karyawan dan bawahan “ ketika atasannku menyuruhku melakukan hal yang benar, walaupun itu tidak aku sukai apakah aku sebagai karyawan atau bawahan sudah taat terhadap pemimpin, atau aku berontak terhadap pemimpin??’</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">Harga dari ketidak Taatan itu Mahal&#8230;namun TAAT itu mendatangkan Sukacita dan damai sejahtera&#8230;..</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">Have A great Life&#8230;</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial,helvetica,sans-serif;">Tuhan Yesus memberkati.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.petracenter.or.id/artikel/harga-dari-ketidaktaatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aku Bersyukur</title>
		<link>http://www.petracenter.or.id/artikel/aku-bersyukur/</link>
		<comments>http://www.petracenter.or.id/artikel/aku-bersyukur/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 May 2011 06:59:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wawanodistya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.petracenter.or.id/?p=633</guid>
		<description><![CDATA[Namaku adalah &#8220;aku&#8221;,  dan ini adalah kisah-ku.. Dahulu aku hidup hanya untuk &#8220;aku&#8221;, semua-semua yang aku lakukan hanya untuk aku, aku jarang bersyukur untuk segala sesuatu yang aku terima, selalu saja aku merasa tidak puas, dikala orang tua aku memberikan aku hadiah aku anggap biasa-biasa...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='wp_fbs_top'></div><p><a rel="attachment wp-att-634" href="http://www.petracenter.or.id/artikel/aku-bersyukur/attachment/give_thanks/"><img class="alignleft size-medium wp-image-634" title="bersyukur" src="http://www.petracenter.or.id/wp-content/uploads/20110507_give_thanks-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a></p>
<p>Namaku adalah &#8220;aku&#8221;,  dan ini adalah kisah-ku..</p>
<p>Dahulu aku hidup hanya untuk &#8220;aku&#8221;, semua-semua yang aku lakukan hanya untuk aku, aku jarang bersyukur untuk segala sesuatu yang aku terima, selalu saja aku merasa tidak puas, dikala orang tua aku memberikan aku hadiah aku anggap biasa-biasa saja, kamarku kotor aku gak terlalu peduli karena aku punya pembantu yang akan membersihkannya, aku lapar hanya tinggal makan, karena makanan telah di siapkan oleh pembantu aku, aku ke sekolah tinggal minta sopir aku antarkan, aku butuh duit aku tinggal minta kepada mama atau papa aku.</p>
<p>Semuanya terasa begitu mudah, semua kebutuhan dalam hidupku terpenuhi, semua kesenangan aku, aku dapatkan begitu mudah, hingga aku beranjak Remaja dan mulai dewasa&#8230;.</p>
<p>hingga pada suatu saat aku belajar dan mengetahui rasa bersyukur itu, ketika aku mulai mengenal DIA sang pencipta hidupku, ketika di dalam hidupku sudah tidak ada yang dapat aku andalkan lagi, kekayaan papa dan mama sudah tidak dapat menjamin hidupku lagi, aku sudah tidak memiliki sopir lagi untuk mengatar aku, pembantu rumahku juga semua sudah kembali ke kampungnya, semua dahulu yang aku dapatkan membuat aku menjadi anak yang manja, dan tidak mandiri.</p>
<p>aku mulai belajar bersyukur ketika aku melihat anak-anak di jalan raya duduk di dekat tiang lampu merah berebutan sebungkus nasi yang telah di belinya dari hasil jual koran di lampu merah ketika mobil berhenti, padahal dulu aku suka membuang-buang makanan,menyisakan makanan dan selalu tidak mau makan kalo menrut aku makanan itu tidak enak, hal ini ternyata membuat mama aku sedih&#8230;</p>
<p>aku mulai belajar bersyukur ketika aku melihat  seorang bapak yang sudah tua tidak memiliki kedua kaki untuk berjalan tapi masih memiliki semangat untuk mengayuh Kursi Roda dari Kayu melintasi jalan raya, ooh..rasanya begitu miris banget padahal aku masih memiliki ke dua kaki dan tangan.</p>
<p>ketika aku memasuki rumah sakit dan masuk dalam kamar pasien di mana ada terbaring seorang anak kecil dengan 2 selang masuk ke dalam hidungnya, ooohhh..ternyata dia bernapas dengan oksigen bantuan, padahal Tuhan telah memberikan udara ini dengan GRATIS ke padaku adakah alasan untukku untuk tidak bersyukur di pagi hari?? aku rasa tidak.</p>
<p>aku bersyukur aku masih punya Tuhan sumber pengharapan disaat aku melihat seorang wanita mengakhiri hidupnya di karenakan usahanya mengalami kebangkrutan dan di tinggal pergi suaminya, seakan dia sudah tidak punya tempat untuk berhadar dan bersandar.</p>
<p>dan aku bersyukur karena TUHAN telah menyelamatkan jiwa dan Nyawaku, ketika aku selamat dari sebuah tragedi kecelakaan yang membuat ke-2 orang tuaku di panggil Tuhan dan kini tinggallah aku sendiri yang merenungkan betapa baiknya Tuhan dalam hidupku.</p>
<p>aku menyesal.. mengapa aku tidak pernah mensyukuri yang dahulu aku terima dari Tuhan, Papa dan Mama yang ternyata selalu berdoa untukku di tiap paginya agar aku berubah menjadi anak yang baik, namun aku tahu semua yang terjadi dalam hidup aku yang menurut pandangan manusia itu kurang baik namun bagi TUHAN selalu &#8220;MENDATANGKAN KEBAIKAN&#8221; bagiku&#8230;..</p>
<p>Ternyata mengucap syukur untuk segala hal yang kurang baik dan kurang baik itu mendatangkan sukacita bagi aku&#8230;kini aku hidup bukan untuk aku lagi, tapi hidupku untuk &#8220;MEREKA&#8221; yang membutuhkan TUHAN..</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p>contributed by : &#8220;wawan&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.petracenter.or.id/artikel/aku-bersyukur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Dari Elang</title>
		<link>http://www.petracenter.or.id/artikel/belajar-dari-elang/</link>
		<comments>http://www.petracenter.or.id/artikel/belajar-dari-elang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 May 2011 16:31:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wawanodistya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.petracenter.or.id/?p=599</guid>
		<description><![CDATA[Elang merupakan jenis unggas yang mempunyai umur paling panjang didunia. Umurnya dapat mencapai 70 tahun. Tetapi untuk mencapai umur sepanjang itu seekor elang harus membuat suatu keputusan yang sangat berat pada umurnya yang ke 40. Ketika elang berumur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruhnya menjadi...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='wp_fbs_top'></div><div style="text-align: justify;">
<div>
<p><a rel="attachment wp-att-600" href="http://www.petracenter.or.id/artikel/belajar-dari-elang/attachment/eagle/"><img class="alignleft size-medium wp-image-600" title="Eagle" src="http://www.petracenter.or.id/wp-content/uploads/20110503_eagle-300x267.jpg" alt="" width="300" height="267" /></a>Elang merupakan jenis  unggas yang mempunyai umur paling panjang didunia. Umurnya dapat  mencapai 70 tahun. Tetapi untuk mencapai umur sepanjang itu seekor elang  harus membuat suatu keputusan yang sangat berat pada umurnya yang ke  40. Ketika elang berumur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruhnya  menjadi panjang dan membengkok hingga hampir menyentuh dadanya. Sayapnya  menjadi sangat berat karena bulunya telah tumbuh lebat dan tebal,  sehingga sangat menyulitkan waktu terbang.</p>
<p>Pada saat itu,  elang hanya mempunyai dua pilihan: Menunggu kematian, atau Mengalami  suatu proses transformasi yang sangat menyakitkan – suatu proses  transformasi yang panjang selama 150 hari. Untuk melakukan transformasi  itu, elang harus berusaha keras terbang keatas puncak gunung untuk  kemudian membuat sarang ditepi jurang , berhenti dan tinggal disana  selama proses transformasi berlangsung. Pertama-tama, elang harus  mematukkan paruhnya pada batu karang sampai paruh tersebut terlepas dari  mulutnya, kemudian berdiam beberapa lama menunggu tumbuhnya paruh baru.  Dengan paruh yang baru tumbuh itu, ia harus mencabut satu persatu  cakar-cakarnya dan ketika cakar yang baru sudah tumbuh, ia akan mencabut  bulu badannya satu demi satu.</p>
<p>Suatu proses yang panjang  dan menyakitkan. Lima bulan kemudian, bulu-bulu elang yang baru sudah  tumbuh. Elang mulai dapat terbang kembali. Dengan paruh dan cakar baru,  elang tersebut mulai menjalani 30 tahun kehidupan barunya dengan penuh  energi!</p>
<p>… Sahabat, Dalam kehidupan kita ini, kadang kita  juga harus melakukan suatu keputusan yang sangat berat untuk memulai  sesuatu proses pembaharuan. Kita harus berani dan mau membuang semua  kebiasaan lama yang mengikat, meskipun kebiasaan lama itu adalah sesuatu  yang menyenangkan dan melenakan. Kita harus rela untuk meninggalkan  perilaku lama kita agar kita dapat mulai terbang lagi menggapai tujuan  yang lebih baik di masa depan. Hanya bila kita bersedia melepaskan beban  lama, membuka diri untuk belajar hal-hal yang baru, kita baru mempunyai  kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kita yang terpendam, mengasah  keahlian baru dan menatap masa depan dengan penuh keyakinan. Halangan  terbesar untuk berubah terletak di dalam diri sendiri dan Andalah sang  penguasa atas diri Anda. Jangan biarkan masa lalu menumpulkan asa dan  melayukan semangat kita. Karena Anda adalah elang-elang itu. Perubahan  pasti terjadi. Maka itu, kita harus berubah!</p>
<p>contributed by : Varianty Kadiaman</p>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.petracenter.or.id/artikel/belajar-dari-elang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Perbedaan Boss dan Pemimpin</title>
		<link>http://www.petracenter.or.id/artikel/10-perbedaan-boss-dan-pemimpin/</link>
		<comments>http://www.petracenter.or.id/artikel/10-perbedaan-boss-dan-pemimpin/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 May 2011 17:36:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wawanodistya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.petracenter.or.id/?p=583</guid>
		<description><![CDATA[Seorang BOS menciptakan rasa takut dalam diri anak buahnya Seorang PEMIMPIN membangun kepercayaan Seorang BOS mengatakan &#8220;saya&#8221;. Seorang PEMIMPIN mengatakan &#8220;kita&#8221; Seorang BOS tahu bagaimana pekerjaan harus dilakukan. Seorang PEMIMPIN tahu bagaimana suatu karier harus ditempa Seorang BOS mengandalkan kekuasaan. Seorang PEMIMPIN mengandalkan kerjasama. Seorang...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='wp_fbs_top'></div><p><a rel="attachment wp-att-584" href="http://www.petracenter.or.id/artikel/10-perbedaan-boss-dan-pemimpin/attachment/boss-vs-leader/"><img title="boss-vs-leader" src="../wp-content/uploads/20110502_boss_vs_leader.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a></p>
<p>Seorang BOS menciptakan rasa takut dalam diri anak buahnya<br />
Seorang PEMIMPIN membangun kepercayaan</p>
<p>Seorang BOS mengatakan &#8220;saya&#8221;.<br />
Seorang PEMIMPIN mengatakan &#8220;kita&#8221;</p>
<p>Seorang BOS tahu bagaimana pekerjaan harus dilakukan.<br />
Seorang PEMIMPIN tahu bagaimana suatu karier harus ditempa</p>
<p>Seorang BOS mengandalkan kekuasaan.<br />
Seorang PEMIMPIN mengandalkan kerjasama.</p>
<p>Seorang BOS menyetir<br />
Seorang PEMIMPIN memimpin</p>
<p>Seorang BOS menyalahkan<br />
Seorang PEMIMPIN menyelesaikan masalah dan memperbaiki kesalahan</p>
<p>Seorang BOS menguasai 10% tenaga kerja bermasalah.<br />
Seorang PEMIMPIN menguasai 90% tenaga kerja yang kooperatif.</p>
<p>Seorang BOS menyebabkan dendam bertumbuh.<br />
Seorang PEMIMPIN memupuk antusiasme yang bertumbuh</p>
<p>Seorang BOS menyebabkan pekerjaan menjemukan<br />
Seorang PEMIMPIN menyebabkan pekerjaan menyenangkan/menarik</p>
<p>Seorang BOS melihat masalah sebagai musibah yang akan menghancurkan perusahaan<br />
Seorang PEMIMPIN melihat masalah sebagai kesempatan yang dapat diatasi staff yang bersatu padu, dan berubah menjadi pertumbuhan.</p>
<p>INGAT. SEORANG BOS BERKATA, &#8220;PERGI!&#8221;<br />
SEORANG PEMIMPIN BERKATA, &#8220;AYO PERGI&#8221;</p>
<p>Belajarlah dari pada YESUS KRISTUS, PEMIMPIN SEJATI!!!</p>
<p>Contributed by : Hengky Kubuan (Petra Ambon)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.petracenter.or.id/artikel/10-perbedaan-boss-dan-pemimpin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Empat Macam Hukuman</title>
		<link>http://www.petracenter.or.id/artikel/empat-macam-hukuman/</link>
		<comments>http://www.petracenter.or.id/artikel/empat-macam-hukuman/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Aug 2010 06:51:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pdt. Paulus Yedid Yah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.petracenter.or.id/?p=405</guid>
		<description><![CDATA[I. SEPERTIGA 1. HUKUMAN I: 1/3 DARAT Wahyu 8:6-7 6 Dan ketujuh malaikat yang memegang ketujuh sangkakala itu bersiap-siap untuk meniup sangkakala. 7Lalu malaikat yang pertama meniup sangkakalanya dan terjadilah hujan es, dan api, bercampur darah; dan semuanya itu dilemparkan ke bumi; maka terbakarlah sepertiga...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='wp_fbs_top'></div><p style="text-align: justify;"><img class="alignright size-medium wp-image-407" title="empat macam hukuman" src="http://www.petracenter.or.id/wp-content/uploads/20100819_empat_macam_hukuman-300x227.jpg" alt="" width="300" height="227" />I.	SEPERTIGA<br />
1.	HUKUMAN I: 1/3 DARAT<br />
Wahyu 8:6-7<br />
6 Dan ketujuh malaikat yang memegang ketujuh sangkakala itu bersiap-siap untuk meniup sangkakala. 7Lalu malaikat yang pertama meniup sangkakalanya dan terjadilah hujan es, dan api, bercampur darah; dan semuanya itu dilemparkan ke bumi; maka terbakarlah sepertiga dari bumi dan sepertiga dari pohon-pohon dan hanguslah seluruh rumput-rumputan hijau.<br />
Ini adalah bencana kebakaran terbesar; 1/3 dari bumi terbakar. Namun mengapa Tuhan mengijinkan hanya 1/3 saja dari bumi yang terbakar? Mengapa tidak seluruh bumi dibakar habis, sehingga masih ada 2/3 bagian bumi ini yang tidak terbakar, dimana manusia bisa bertahan hidup disitu, bahkan di tempat itu mereka masih bisa bertobat?<br />
Hukuman Tuhan yang dicurahkan pada 1/3 bagian bumi adalah ketegasanNya atas dosa. Namun dibalik itu ada kemurahan Allah untuk 2/3 bumi yang tidak turut terbakar. Jadi disamping Allah mencurahkan hukuman, Allah juga mencurahkan kemurahan-Nya bagi orang yang masih mau bertobat dan kembali kepada jalan yang benar serta yang sungguh-sungguh melayani Tuhan. Bahkan kemurahan Tuhan jauh lebih besar daripada hukuman yang dijatuhkanNya. Inilah kebaikan Tuhan bahwa di dalam menjatuhkan hukuman, kemurahanNya masih lebih besar.<br />
Dari ayat ini kita dapat mengenal pribadi Allah bahwa IA adalah Allah yang sebenarnya tidak gemar menjatuhkan hukuman. Allah tidak gemar membakar manusia, tetapi IA gemar menyayangi, memberkati dan menyelamatkan manusia. Namun sayang bahwa manusia itu sendiri yang menolak kasihNya. Itulah sebabnya “dengan terpaksa”, Allah mencurahkan hukuman atas bumi, dengan harapan bahwa manusia segera bertobat dan kembali kepada Allah. Tetapi sekalipun demikian, Tuhan masih mengikutkan Kemurahan-Nya yang ternyata jauh lebih besar daripada hukuman-Nya. Tuhan selalu memberi kesempatan yang besar kepada manusia untuk bertobat dan diselamatkan.</p>
<p>2.	HUKUMAN II: 1/3 LAUTAN</p>
<p>Wahyu 8:8-9,<br />
8Lalu malaikat yang kedua meniup sangkakalanya dan ada sesuatu seperti gunung besar, yang menyala-nyala oleh api, dilemparkan ke dalam laut. Dan sepertiga dari laut itu menjadi darah, 9dan matilah sepertiga dari segala makhluk yang bernyawa di dalam laut dan binasalah sepertiga dari semua kapal.<br />
Hukuman Tuhan jatuh atas 1/3 lautan, sehingga ada perang di lautan dan menyebabkan 1/3 laut menjadi darah. Ada pula pencemaran laut sehingga matilah 1/3 ikan dan mahluk hidup lainnya di dalam laut. Bau amis yang luar biasa. Bahkan 1/3 kapal-kapal binasa sehingga 1/3 pengiriman barang-barang lewat laut menjadi mati yang menyebabkan goncangan yang hebatdalam pasar dunia.<br />
Mengapa 1/3 bagian laut dihukum dan masih disisakan 2/3 bagian? Sama seperti diatas bahwa 2/3 bagian itu adalah kemurahan Allah yang diberikan kepada manusia untuk bertobat. Ketika Allah menghukum manusia, IA melakukannya karena terpaksa. Seperti seorang bapa yang menghajar anaknya. Ketika bapa itu menghajar anaknya, hatinya tidak tertuju kepada hukuman atau pelanggaran anaknya, tetapi hatinya tertuju kepada harapan bahwa dikemudian hari anak itu dapat menjadi pribadi yang lebih baik. Itulah sebabnya hajaran yang diberikan selalu punya batas dan tidak pernah lebih besar dari pada rasa sayangnya kepada anak tersebut. Bahkan setiap kali ia terpaksa harus menghajar anaknya, hatinya-pun menangis; seolah-olah ia tidak tega melihat penderitaan anaknya akibat hajarannya itu. Demikian pula Bapa kita di Surga, yang selalu menyayangi kita, bahkan kemurahanNya bagi kita selalu lebih besar daripada hukuman yang diberikanNya.<br />
3.	HUKUMAN III: 1/3 SUNGAI DAN MATA AIR<br />
Wahyu 8:10-11,<br />
10Lalu malaikat yang ketiga meniup sangkakalanya dan jatuhlah dari langit sebuah bintang besar, menyala-nyala seperti obor, dan ia menimpa sepertiga dari sungai-sungai dan mata-mata air. 11Nama bintang itu ialah Apsintus. Dan sepertiga dari semua air menjadi apsintus, dan banyak orang mati karena air itu, sebab sudah menjadi pahit.<br />
Bintang besar jatuh dari langit dan menimpa 1/3 sungai-sungai dan mata-mata air. Bintang ini adalah adalah apsintus, bisa juga gambaran dari iblis atau antikris. Dituliskan bahwa 1/3 mata-mata air dan sungai-sungai menjadi pahit karena kena apsintus ini dan jika orang minum air yang telah terkontaminasi oleh apsintus maka orang tersebut akan mati. Akan banyak orang akan mati dalam kepahitan karena telah terkontaminasi oleh apsintus – roh kepahitan.<br />
4.	HUKUMAN IV: 1/3 MATAHARI, BULAN DAN BINTANG-BINTANG</p>
<p>Wahyu 8:12<br />
Lalu malaikat yang keempat meniup sangkakalanya dan terpukullah sepertiga dari matahari dan sepertiga dari bulan dan sepertiga dari bintang-bintang, sehingga sepertiga dari padanya menjadi gelap dan sepertiga dari siang hari tidak terang dan demikian juga malam hari.<br />
Terang siang hari menjadi sepertiga lebih gelap dan malam akan menjadi semakin gelap sebab 1/3 dari benda-benda penerang (matahari, bulan dan bintang) menjadi gelap. Kengerian yang dahsyat akan segera datang. Tidak ada tempat yang aman dan sejahtera selain di dalam Yesus. Oleh sebab itu persiapkanlah diri Anda – tinggalkan dosa dan hiduplah sesuai Firman Allah; dengan demikian Anda akan tetap merasa aman sekalipun dunia dan alam semesta bergejolak.<br />
Kalau kita sudah membaca ayat-ayat diatas, maka tidak ada alasan bagi kita untuk tidak mensyukuri kebaikan Tuhan dan memuji Dia. Yang harus kita lakukan adalah bertobat dan hidup dalam FirmanNya.<br />
II.	DOA MENDAHULUI BENCANA-BENCANA<br />
Dalam Wahyu ini dinubuatkan ada 21 macam hukuman yang akan menimpa dunia yang tidak mau bertobat. Mulai dari Wahyu 8:6-13 lalu fatsal 9 dan 10. Namun sebelum bencana-bancana itu terjadi, ada suatu gerakan doa yang terjadi di tengah-tengah umatNya (Wahyu 8:1-4). Doa-doa itu akan naik ke tahta Allah.<br />
Wahyu 8:1-5,<br />
1Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketujuh, maka sunyi senyaplah di sorga, kira-kira setengah jam lamanya. 2Lalu aku melihat ketujuh malaikat, yang berdiri di hadapan Allah, dan kepada mereka diberikan tujuh sangkakala. 3Maka datanglah seorang malaikat lain, dan ia pergi berdiri dekat mezbah dengan sebuah pedupaan emas. Dan kepadanya diberikan banyak kemenyan untuk dipersembahkannya bersama-sama dengan doa semua orang kudus di atas mezbah emas di hadapan takhta itu. 4Maka naiklah asap kemenyan bersama-sama dengan doa orang-orang kudus itu dari tangan malaikat itu ke hadapan Allah. 5Lalu malaikat itu mengambil pedupaan itu, mengisinya dengan api dari mezbah, dan melemparkannya ke bumi. Maka meledaklah bunyi guruh, disertai halilintar dan gempa bumi.<br />
Apa yang mendahului bencana-bencana? Disini kita melihat jelas bahwa doa mendahului bencana-bencana. Bukan nanti doa datang terlambat; bencana sudah terjadi baru mau gerakkan doa. Doa itu diperlukan sebelum bencana demi bencana menimpa. Doa itu sudah mempelopori terlebih dahulu, sebelum 4 macam hukuman dijatuhkan. Jadi doa ini bukanlah doa-doa biasa tetapi ini adalah doa yang mendahulukan keselamatan umat Tuhan.<br />
Kegerakan doa bukanlah ditandai dengan banyaknya seminar-seminar doa tetapi ditandai dengan semangat untuk berdoa secara universal dalam jemaat Tuhan. Banyak seminar-seminar yang diadakan tentang doa tetapi ketika sudah selesai, pulang ke rumah tidak pernah berdoa lagi. Jika demikian, apalah gunanya seminar tentang doa jika doanya tidak dilaksanakan. Tuhan mau agar kita tidak hanya ikut seminar-seminar doa namun hendaklah kita juga mengalami kegerakan Allah dalam gerakan doa.</p>
<p style="text-align: justify;">1.	BERAPA BANYAK?</p>
<p style="text-align: justify;">Wahyu 8:3b Dan kepadanya diberikan banyak kemenyan untuk dipersembahkannya bersama-sama dengan doa semua orang kudus di atas mezbah emas di hadapan takhta itu.<br />
Berapa banyak kemenyan yang diberikan? Jumlahnya tidak ditulis secara rinci – tetapi diwakili dengan kata “banyak”. Ini berarti bahwa jumlah kemenyan itu adalah “tanpa batas”. Begitulah doa-doa yang dinaikkan tanpa batas. Semakin besar pergumulan yang akan dihadapi, maka semakin banyak pula doa yang dinaikkan.<br />
Saya pun mengalami hal ini. Seringkali bahwa sebelum saya mengalami suatu pergumulan, Roh Kudus menggerakkan saya untuk berdoa. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi, tetapi Roh Kudus yang mengetahui segala sesuatu memberi saya aba-aba. Saya menyadari bahwa semakin kuat dorongan itu untuk berdoa, maka semakin besar pula pergumulan yang akan saya hadapi. Dan hasilnya adalah doa adalah kunci kemenangan.<br />
2.	GURUH YANG DISERTAI HALILINTAR DAN GEMPA BUMI<br />
Jangan tunggu sampai kemenyan itu habis baru mau berdoa. Sebab setelah kemenyan itu habis maka pedupaan itu diisi dengan api dari mezmah lalu dilemparkan ke bumi, lalu meledaklah bunyi guruh, disertai halilintar dan gempa bumi (ayat 5).<br />
Hanya ada 2 pilihan bagi kita, yaitu apakah kita mau mengalami kegerakan doa atau mengalami guruh yang disertai halilintar dan gempa bumi. Bagi mereka yang mengalami “kegerakan doa” maka mereka tidak akan mengalami “guruh, halilintar dan gempa bumi”. Sebaliknya, bagi mereka yang mengabaikan doa maka mereka akan mengalami guruh, halilintar dan gempa bumi. Plihan ada ditangan Anda; masa depan Anda tergantung dari pilihan Anda sekarang. Bila Anda memilih masa depan sebagai orang-orang yang diselamatkan dari hukuman maka sejak sekarang Anda harus belajar membiasakan diri untuk berdoa. Namun bila Anda menolak untuk berdoa berarti Anda telah menentukan masa depan Anda sebagai bagian dari orang-orang yang akan menerima hukuman.<br />
3.	SEKARANG ATAU NANTI?<br />
Persiapan yang baik dan berguna selalu dilakukan sebelum hari H. Itulah yang dilakukan oleh 5 anak dara bijak. Tetapi 5 anak dara yang bodoh baru mau mempersiapkan dirinya pada “last minutes”. Akibatnya mereka tidak punya cukup waktu untuk mempersiapkan diri sebelum kedatangan mempelai. Sekalipun mereka telah mendapatkan minyak untuk pelitanya, tetapi sudah terlambat &#8211; sebab mempelai telah tiba dan pintu kemurahan telah ditutup (Baca: Matius 25:1-13).<br />
Persiapan 5 dara yang bodoh ini menjadi mubasir oleh karena mereka suka menunda-nunda waktu. Waktu persiapan yang baik adalah SEKARANG! Jangan menunda waktu untuk bertobat, untuk berdoa dan untuk mempelajari FirmanNya. Sebab oleh menunda-nunda waktu persipan itulah, 5 dara ini disebut sebagai orang yang bodoh. Mereka terpaksa kehilangan hal-hal yang sangat berharga. Semestinya mereka tidak perlu kehilangan kesempatan untuk bersukacita dalam pesta perjamuan kawin, semestinya mereka tidak perlu mengalami bencana demi bencana dan tidak perlu mengalami hukuman – kalau saja mereka tidak menunda-nunda waktu untuk mempersiapkan diri.<br />
Ambillah hikmah dari cerita dari “5 dara bijaksana dan 5 dara bodoh” ini. Jika Anda mempersiapkan diri mulai dari sekarang, maka Anda memiliki kesempatan untuk bersukacita dalam perjamuan kawin Anak Domba. Tetapi bila Anda menunda waktu persipan maka kemungkinan Anda bisa kehilangan kesempatan yang berharga itu. Orang yang mempersiapkan diri adalah orang yang menghargai waktu. Ingatlah bahwa “SEKARANG” adalah waktu yang tepat dan berguna, sedangkan “NANTI” bisa saja menjadi musibah.</p>
<p style="text-align: justify;">4.	KOMBIASI: DOA+BERDIAM+MENANTIKAN ALLAH<br />
Kombinas antara doa, berdiam dan menanti dihadapan Allah adalah suatu sikap hidup yang mengundang kuasa Allah. Tetapi “diam dan menanti” yang bagaimanakah yang dimaksud?<br />
Mazmur 123:1-2<br />
1Nyanyian ziarah. Kepada-Mu aku melayangkan mataku, ya Engkau yang bersemayam di sorga.2Lihat, seperti mata para hamba laki-laki memandang kepada tangan tuannya, seperti mata hamba perempuan memandang kepada tangan nyonyanya, demikianlah mata kita memandang kepada TUHAN, Allah kita, sampai Ia mengasihani kita.</p>
<p>Penulis Mazmur ini ingin menggambarkan bagaimana seorang hamba yang berdiam diri menaruh pengharapannya kepada tuannya. “Seperti mata para hamba-hambanya” bukan mulut yang selalu terarah (memandang) pada tangan majikannya. Seringkali kita tidak mendapatkan apa-apa dari Tuhan oleh kerena kita terlalu banyak bicara – kita terlalu banyak meminta dan terus mengomel! Meminta kepada Tuhan tidaklah salah bila hal itu disertai dengan ucapan syukur. Tetapi orang yang meminta sambil mengomel adalah orang-orang yang tidak mengarahkan pandangannya kepada Tuannya. Pandangannya hanya tertuju kepada keinginan hatinya atau kepada masalah yang sedang dihadapi. Sama seperti bangsa Israel yang tidak dapat bersyukur oleh karena pandangan mereka telah dibutakan oleh keinginan hatinya sediri dan pergumulan-pergumulan hidup yang dialami. Tetapi kita, hendaklah kita seperti Yosua dan Kaleb yang terus mengarahkan padangan kepada Tuhan bukan dengan pandangan mata yang kosong, melainkan dengan satu pengharapan yang kuat untuk mendapatkan belas kasihan-Nya. Sebab dengan demikian kita akan dapat memperoleh penggenapan janjinya, seperti yang telah dialami oleh Yosua dan Kaleb.</p>
<p>Memang tidak dapat dipungkiri bahwa “diam dan menantikan Tuhan” adalah hal yang sulit dilakukan. Keinginan daging kita selalu ingin cepat dan instan. Tetapi waktu kita tidak sama dengan waktu Tuhan dan rancangan kita bukanlah rancangan Tuhan (Yesaya 55:8). Adalah lebih baik banyak berdoa dan sedikit berbicara ketimbang banyak berbicara tetapi sedikit berdoa- sebab dalam tinggal tenang dan percaya terdapat kekuatan Ilahi.<br />
Untuk dapat menyesuaikan diri kita dengan rancangan Tuhan maka mata jasmani dan rohani kita haruslah berfokus kepada pribadi Allah. Kita tidak akan bisa tahan berdiam dan menanti dengan cara Tuhan bila focus kita terarah kepada masalah, kelemahan diri atau kepada orang yang membawa masalah bagi kita. Itulah sebabnya iblis selalu berusaha untuk mengalihkan fokus kita sehingga kita tidak lagi berfokus kepada Tuhan Yesus. Ketika kita tidak berfokus kepada Tuhan Yesus, maka kita akan kalah. Walaupun kita masih berdoa tetap kita akan kalah dan doa kita tidak berkuasa. Oleh sebab itu jangan pernah biarkan focus Anda melenceng kepada hal-hal lain – sebab hal itu dapat memperkeruh keadaan hidup Anda. Sayang sekali bahwa masih banyak orang Kristen yang suka berdoa tetapi salah fokusnya. Dan lebih parah lagi yaitu orang Kristen yang salah focus dan tidak mau berdoa.<br />
Mengapa raja dan seluruh bangsa Israel begitu ketakutan ketika menghadapi Goliat? Oleh karena intimidasi yang dilakukan oleh Goliat (Baca: 1 Samuel 17). Goliat berhasil mengarahkan pandangan (focus) seluruh bangsa itu kepada kekuatannya. Keadaan mereka selalu dibandingkan dengan keadaaan Goliat. Ini merupakan kesalahan. Tidak perlu kita membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain; sebab Tuhan memakai setiap orang dengan cara yang berbeda-beda. Allah tahu bagaimana memperlakukan kita. Bagian kita hanya percaya dan taat kepadaNya secara total.<br />
Sekalipun seluruh bangsa itu telah terfokus kepada Goliat, namun ada satu orang yang tetap mempertahankan fokusnya kepada Tuhan, yaitu Daud. Hal ini terungkap lewat perkataannya baik kepada orang sebangsanya maupun terhadap Goliat (Baca: 1 Samuel 17:37, 45-47).<br />
Itulah sebabnya mengapa Daud menang, yaitu karena ia tidak berfokus kepada masalah. Kunci kemenangan Daud adalah berfokus kepada Allah. Perhatikanlah apa yang dikatakan Daud: “Sebab di tangan Tuhanlah pertempuran dan Iapun menyerahkan kamu ke dalam tangan kami”. Allah-lah yang memberikan kemenangan itu kepada kita. Tidak ada jalan lain untuk meraih kemenangan demi kemenangan selain berfokus kepada Allah.<br />
Jangan memperkatakan masalah-masalah Anda, tetapi perkatakanlah kedahsyatan Allah. Seringkali Allah terpaksa menggiring kita masuk ke dalam pencobaan hanya untuk mengajar mulut kita untuk diam. Inilah yang sering saya alami ketika saya berada di dalam masalah-masalah yang besar, yaitu Tuhan ajar saya untuk diam dan menyerahkan diri secara total kepadaNya. Biar Allah yang menjadi hakim dan jangan biarkan mulut Anda menghakimi orang lain atau diri sendiri. Setiap kali saya mau mengalami kemenangan, saya disuruh diam lebih dahulu, sebab menantikan waktu Tuhan adalah cara yang terbaik.<br />
Mengapa kita disuruh diam? Karena Tuhan ingin bicara. Seringkali Tuhan tidak dapat berbicara kepada kita karena kita terus berbicara. Dengan terus berbicara, kita menutup kesempatan untuk Allah berbicara dan menunjukkan jalanNya.</p>
<p style="text-align: justify;">Perhatikanlah apa yang dilakukan oleh seorang guru bila hendak mengajar. Tentu sang guru akan meminta murid-muridnya untuk diam terlebih dahulu sebelum ia mulai mengajar. Mengapa? Sebab guru tidak akan bisa mengajar dengan baik dan murid tidak akan memperhatikan dengan baik bila murid-muridnya tidak diam.<br />
Jadi dengan berdiam, Anda memberi kesempatan kepada Tuhan untuk berbicara. Jangan terus mengeluh dan mengomel, tetapi pujialah Tuhan diatas segala perkara. Berdiam diri termasuk tidak membuat pembelaan diri dihadapan Allah dan manusia. Tuhan lebih tahu bagaimana menyelesaikan masalah kita ketimbang diri kita sendiri. Biarkanlah Tuhan sendiri yang bertindak. Amin..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.petracenter.or.id/artikel/empat-macam-hukuman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BAIT ALLAH DIUKUR: SEMANGAT ROH KUDUS</title>
		<link>http://www.petracenter.or.id/artikel/bait-allah-diukur-semangat-roh-kudus/</link>
		<comments>http://www.petracenter.or.id/artikel/bait-allah-diukur-semangat-roh-kudus/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Mar 2010 02:30:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pdt. Paulus Yedid Yah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.petracenter.or.id/?p=327</guid>
		<description><![CDATA[K U A S A Dalam kitab Kejadian telah dituliskan bahwa pada mulanya Allah telah memberikan kuasa/otoritas atas bumi kepada manusia (Adam dan Hawa), dengan maksud agar manusia dapat mengusahakan bumi dengan baik. Namun, sayang bahwa mereka tidak dapat mempertahankan kuasa/otoritas itu dengan baik. Kejadian...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='wp_fbs_top'></div><p style="text-align: justify;">K U A S A</p>
<p>Dalam kitab Kejadian telah dituliskan bahwa pada mulanya Allah telah memberikan kuasa/otoritas atas bumi kepada manusia (Adam dan Hawa), dengan maksud agar manusia dapat mengusahakan bumi dengan baik. Namun, sayang bahwa mereka tidak dapat mempertahankan kuasa/otoritas itu dengan baik.</p>
<p>Kejadian 1:26<br />
Berfirmanlah Allah: &#8220;Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.&#8221;</p>
<p>Iblis menginginkan otoritas yang ada pada Adam dan Hawa. Bagaimana caranya? Dengan mengadakan pertukaran. Kekuasaan itu ditukar dengan buah terlarang. Ketika manusia menerima perkataan iblis untuk memakan buah terlarang, maka secara otomatis manusia menyerahkan otoritas/kuasanya kepada iblis.</p>
<p>Ketika Adam dan Hawa masih memegang otoritas, bumi menjadi aman. Tidak ada bencana alam. Tetapi sejak iblis mengambil alih kekuasaan itu, bumi menjadi kacau. Terjadi musibah dan bencana di mana-mana.</p>
<p>Lukas 4:5-7<br />
5Kemudian ia membawa Yesus ke suatu tempat yang tinggi dan dalam sekejap mata ia memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia. 6Kata Iblis kepada-Nya: &#8220;Segala kuasa itu serta kemuliaannya akan kuberikan kepada-Mu, sebab semuanya itu telah diserahkan kepadaku dan aku memberikannya kepada siapa saja yang kukehendaki. 7Jadi jikalau Engkau menyembah aku, seluruhnya itu akan menjadi milik-Mu.&#8221;</p>
<p>Kata “segala kuasa serta kemuliaannya” menggambarkan bahwa kuasa itu yang ada pada iblis sangatlah besar. Dari manakah kuasa itu? Kuasa itu dicuri iblis dari Adam (Adam mendapatkannya dari Allah – Kejadian 1). Mengapa Adam bisa kehilangan kuasa? Karena tidak hati-hati. Adam dan hawa telah terperdaya oleh tipu muslihat iblis sehingga mereka mengikuti/mentaati perkataan iblis. Sejak saat itulah manusia kehilangan kuasa yang telah Allah berikan kepadanya.</p>
<p>Dalam Lukas 4 inipun iblis hendak memperdaya Tuhan Yesus. Iblis membujuk Tuhan Yesus dengan menawarkan kuasa yang telah diperolehnya itu. Dengan cara apa? Dengan cara menyembah. Iblis berkata kepada Yesus; “Jadi jikalau Engkau (Yesus) menyembah aku, seluruhnya itu akan menjadi milik-Mu.&#8221; Kali ini pun, iblis ingin mengadakan pertukaran dengan Yesus. Iblis menawarkan segala kuasa dan kemuliaan di bumi ditukar dengan penyembahan.</p>
<p>Sesungguhnya tipu mulihat iblis ini masih berjalan hingga kini. Ada banyak orang yang telah terperdaya olehnya. Iblis menawarkan kekayaan, kemolekan dan kehormatan dunia kepada siapa saja yang bersedia menyembahnya. Dan anehnya bahwa ada saja orang Kristen yang terpikat oleh tipuan iblis ini. Mereka meminta kesembuhan, kekuasaan dan harta dengan pergi ke gunung Kawi atau ke dukun/paranormal. Tindakan manusia pergi ke sana dan melakukan ritual-ritual sebagai persyaratan untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan adalah penyembahan kepada iblis. Iblis bersedia memberikan kuasa dan kemuliaan dunia ini kepada siapa saja yang bersedia menyembahnya. Tipu muslihat apakah yang terkadung dalam tawaran iblis ini? Mengapa iblis menginginkan penyembahan itu? Apakah artinya menyembah kepada iblis?</p>
<p>Ada satu hukum bahwa “yang disembah” lebih besar dari yang menyembah”. Ketika seseorang menyembah kepada iblis maka orang itu mengakui bahwa iblis lebih besar daripada dirinya dan menyatakan bahwa iblis berkuasa atas hidupnya. Jadi walaupun ia mendapatkan apa yang diinginkannya, namun ia telah memperhambakan diri kepada iblis. Ini berarti bahwa apapun yang ada padanya adalah milik iblis, termasuk segala sesuatu yang telah diberikan iblis kepadanya. Dengan demikian iblis tidak kehilangan apapun, tetapi malah ia mendapatkan lebih banyak lagi. Sebab kini iblis berkuasa mengontrol seluruh hidup orang itu (tubuh, jiwa, roh). Sebaliknya, manusia itulah yang kehilangan kuasa atas dirinya sendiri. Jadi, sebenarnya manusia itu tidak mendapatkan apapun, malahan ia kehilangan segala sesuatu.<br />
Iblis adalah penipu. Ia seolah-olah memberikan apa yang dimiliki, tetapi sebenarnya ia merampas seluruh apa yang ada pada orang itu; iblis merampas hidup, masa depan, keluarganya. Dengan demikian iblis untung dan orang itu menjadi buntung.</p>
<p>Tipu muslihat ini pula yang di berikan kepada Yesus Kristus. Namun Yesus tidak terpikat padanya. Kata Yesus: &#8220;Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!&#8221; Yesus menolak menyembah kepada iblis sebab Yesus berpegang teguh kepada penyembahan kepada Allah. Karena Yesus menolak untuk mendapatkan kuasa dengan cara iblis maka IA mendapatkan kuasa dengan jalan lain yaitu dari Bapa setelah IA menderita di Salib, mati, bangkit dan naik ke Sorga.<br />
Matius 28:18,<br />
Yesus mendekati mereka dan berkata: &#8220;Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.</p>
<p>Lewat penyembahan dan ketaatanNya kepada Bapa, Yesus memperoleh segala kuasa di surga dan di bumi. Pada saat iblis menawarkan kuasa kepada Yesus apakah termasuk kuasa di Sorga? Tidak. Iblis tidak memiliki kuasa di Sorga, iblis hanya menawarkan kuasa di bumi, kuasa yang dicurinya dari Adam dan Hawa. Tetapi Yesus memiliki kuasa bukan hanya atas bumi, tetapi juga atas Surga. Jadi kuasa Tuhan Yesus jauh lebih besar daripada kuasa yang ada pada iblis.</p>
<p>Jangan pernah sekali-kali membuat perjanjian dengan iblis sebab kalau Anda membuat suatu perjanjian dengan iblis maka akan sulit untuk dapat dilepaskan. Bila Anda pernah melakukan hal demikian, maka bertobatlah dan berdamailah dengan Tuhan, supaya doa Anda tidak terhalang. Bila perlu mintalah seorang hamba Tuhan untuk melayani Anda dalam doa pelepasan dan pertobatan.<br />
(BAIT ALLAH DIUKUR)<br />
SEMANGAT ROH KUDUS</p>
<p>Kedatangan Tuhan Yesus kedua kali sudah semakin dekat. Bencana alam yang terjadi dimana-mana merupakan suara Tuhan supaya manusia bertobat dan mencari Allah. Kita harus mempersiapkan diri sejak sekarang.</p>
<p>Orang yang mempersiapkan dirinya adalah orang yang menghargai waktu. Kita tidak akan siap menyongsong kedatangan Tuhan kedua kali jika kita tidak menghargai waktu. Apa ada gelombang kedua untuk 5 anak dara yang bodoh? Tidak ada gelombang ke-2; sekalipun mereka menggedor-gedor, pintu itu tetap tidak dibukakan. Alkitab tidak pernah berkata bahwa akan ada pengangkatan gelombang kedua bagi yang belum diangkat. Jangan sampai Anda terlambat dalam mempersiapkan diri seperti 5 dara yang bodoh. Tetapi persiapkanlah diri Anda seperti 5 dara bijak yang mempersiapkan dirinya sebelum kedatangan Mempelai.</p>
<p>Perhatikan kemurahan Tuhan dan kekerasan Tuhan. Bagi orang yang berlambat-lambat dalam membereskan dosa-dosanya dan yang mengabaikan Firman Tuhan maka kekerasan Allah-lah yang akan berlaku atas orang tersebut. Kita tidak boleh bermain-main dengan ibadah, sebab kita tahu bahwa Allah ada ditengah-tengah kita. Orang yang bermain-main dengan ibadah adalah orang-orang yang tidak menghargai Allah – orang-orang demikian akan diserahkan kedalam penyiksaan zaman antikris selama 3,5 tahun.</p>
<p>Wahyu  11:1-2<br />
1Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: &#8220;Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya. 2Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya.</p>
<p>Kehidupan kekristenan kita akan diukur oleh Allah. Namun kehidupan kekristenan manakah yang akan masuk dalam ukuran Allah. Bukan kuantitas (banyaknya) kegiatan kerohanian yang kita lakukan yang menjadi prioritas di hadapan Tuhan. Matius 7:21-23 telah menyatakan kepada kita bahwa bukan ragam pelayanan yang menjadi prioritas Tuhan tetapi kualitas pelayanan itu-lah yang diukur oleh Tuhan. Kehidupan kekristenan yang diukur adalah kekristenan yang penuh dengan semangat Roh Kudus. Apakah hidup kita masih memiliki semangat/api Roh Kudus? Seseorang bisa saja melayani dan memiliki banyak aktifitas rohani tanpa semangat/api Roh Kudus. Tetapi orang yang selalu memiliki semangat/api Roh Kudus, tidak akan tahan untuk tidak melayani. Segala aktifitas kerohanian (termasuk berdoa) tanpa disertai dengan semangat Roh Kudus adalah kegiatan yang mati/hambar dan tak bernilai dihadapan Allah. Tetapi segala aktifitas yang dilakukan dengan semangat Roh Kudus adalah hal-hal yang menyukakan hati Allah – dan hal-hal itulah yang diperhitungkan Allah (masuk dalam ukuran Bait Allah).</p>
<p>Oleh sebab itu janganlah padamkan Roh (I Tesalonika 5:19)! Kobarkanlah senatiasa semangat Roh Kudus dalam hidup Anda. Tetapi berhati-hatilah, sebab ada pula semangat kedagingan. Bagaimana membedakan semangat kedagingan dan semangat Roh Kudus? Semangat kedagingan selalu haus akan popularitas, kekuasaan dan harta. Sekalipun tampaknya ia sedang melayani di hadapan Allah, namun yang mereka layani adalah ambisi dirinya sendiri dan tidak pernah mau tunduk kepada kedaulatan Tuhan. Namun orang yang melayani dengan semangat Roh Kudus akan menghasilkan buah Roh sebab ambisinya adalah untuk menyatakan kasih kepada Allah dan sesama. Jadi padamkanlah semangat kedagingan dan kobarkanlah semangat Roh Kudus dalam hidup Anda sehingga apapun yang Anda perbuat diperhitungkan Allah sebagai suatu kebaikan.</p>
<p>Roma 12:11<br />
Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.</p>
<p>Seperti api unggun, ketika terbakar apinya begitu tinggi berkobar. Namun lama kelamaan makin turun..turun.. apinya makin kecil dan akhirnya mati. Untuk mengobarkannya kembali, harus ditrambah kayu bakar. Demikian pula Allah menghendaki agar kita terus berusaha untuk mengobarkan semangat Roh Kudus dalam hidup kita. Bagaimana caranya mengobarkan semangat/api Roh Kudus dalam hidup kita? Yaitu dengan :</p>
<p>1.	Doa.<br />
2.	Selalu haus akan Roh Kudus (penuh Roh Kudus)<br />
3.	Saling menguatkan</p>
<p style="text-align: justify;">
Namun bagaimana kita dapat saling menguatkan bila ketika kita mendengar keluhan sesama dan kita berkata bahwa: “ah, saya punya masalah yang lebih besar”. Kita tidak akan bisa saling menguatkan bila kita selalu berfikir negatif/pesimis. Itulah sebabnya Alkitab menasehatkan agar kita terus memperkataan Firman Tuhan dan merenungkanNya. Isilah hati dan pikiran Anda dengan Firman Allah sehingga perkataan Anda adalah perkataan yang menguatkan bukan hanya untuk orang lain, tetapi juga untuk diri Anda sendiri.<br />
Di angkatan laut Inggris ada sebuah peraturan, yaitu para senior tidak diperbolehkan untuk mengeluarkan kata-kata yang dapat melemahkan junior. Senior justru diwajibkan untuk memberi motifasi dan kata-kata yang menguatkan juniornya. Demikianlah hendaknya kita juga saling menguatkan; karena dengan mengobarkan semangat orang lain, kitapun dipacu untuk lebih bersemangat.</p>
<p>Dalam sebuah suratnya, Rasul Paulus menasehatkan kepada Timotius agar supaya Timotius mengobarkan karunia-karunia Allah yang ada padanya.<br />
2 Timotius 1:6,<br />
Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu.</p>
<p>Rasul Paulus merasa perlu untuk menuliskan hal ini kepada Tomitius. Rasul Paulus merasa perlu untuk menguatkan Timotius dan memberi memotivasi sehingga ia dapat mengobarkan karunia-karunia Ilahi yang telah diterimanya. Dengan demikian karunia itu dapat berguna bagi tubuh Kristus.</p>
<p>Demikian pula, kita perlu saling menasehati dan saling mendorong untuk mengobarkan karunia-karunia Ilahi yang telah diberikan Tuhan kepada kita. Janganlah karunia-karunia itu didiamkan, tetapi harus selalu dikobarkan supaya apinya dapat memanasi orang lain dan mengimpartasikan semangat Roh Kudus kepada hati yang sudah dingin. Jadi pastikanlah bahwa hidup Anda penuh dengan semagat Roh Kudus dan apapun yang Anda lakukan, lakukanlah dengan semangat Roh Kudus dan bukan dengan semangat kedagingan. Amin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.petracenter.or.id/artikel/bait-allah-diukur-semangat-roh-kudus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

